Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Januari 2021 | 13.44 WIB

Mensos Bantu Siapkan Makanan Pengungsi Banjir di Jember

Menteri Sosial Tri Rismaharini (kanan) bersama Bupati Jember Faida ikut membungkus nasi untuk korban banjir di Kantor Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (18/1). Zumrotun Solichah/Antara - Image

Menteri Sosial Tri Rismaharini (kanan) bersama Bupati Jember Faida ikut membungkus nasi untuk korban banjir di Kantor Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (18/1). Zumrotun Solichah/Antara

JawaPos.com–Menteri Sosial Tri Rismaharini membantu menyiapkan makanan nasi bungkus untuk para pengungsi banjir di dapur umum kantor Desa Wonoasri, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Dengan mengenakan kaos panjang warna putih, kerudung hitam dan celana hitam, Risma didampingi Bupati Jember Faida memantau kegiatan tim relawan di dapur umum yang menyiapkan makanan untuk nasi bungkus kepada warga terdampak banjir. Mantan wali Kota Surabaya itu juga sempat membantu relawan memasak di dapur umum dengan menumis sayuran di wajan besar, kemudian membantu membungkus nasi untuk korban banjir yang belum bisa memasak untuk kebutuhan sehari-hari.

"Saya berkunjung ke Jember dan melanjutkan ke Lumajang untuk memantau penanganan daerah yang terdampak bencana alam,” kata Risma seperti dilansir dari Antara.

Tim relawan di dapur umum menyiapkan 4.000 nasi bungkus yang akan dibagikan kepada warga di tiga desa yakni Desa Wonoasri, Curah Nongko, dan Andongrejo, yang terdampak banjir.

Risma menjelaskan, telah menerima laporan bahwa pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. Kementerian sosial telah menyiapkan sejumlah bantuan untuk mengantisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.

”Kami mengirimkan bantuan sesuai dengan permintaan daerah seperti perlengkapan bayi dan susu ibu hamil. Kebutuhan itu diberikan atas permintaan daerah setempat dan kami juga mengirim bantuan berupa telur, beras, dan abon,” ujar Risma.

Sementara itu, Bupati Jember Faida mengatakan, logistik makanan di gudang tersedia cukup. Logistik itu juga berasal dari masyarakat. Tim logistik mengelola dengan sangat baik, tercatat rapi, dan tertata rapi.

”Penanganan juga mencakup pemantauan kondisi kesehatan warga terdampak banjir. Berdasar data yang kami terima ada 88 ibu hamil dengan beberapa di antaranya memiliki risiko tinggi, kemudian sebanyak 66 lansia, dan 54 balita,” ujar Faida.

Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Jember diterjang banjir bandang dan banjir kiriman, sehingga menyebabkan hampir 4 ribu lebih kepala keluarga yang terdampak banjir tersebut.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/GW8esy_KOb4

 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore