
Siswa mengikuti ujian semester sekolah tatap muka di SMA 1 Kaur, Bengkulu, Kamis (3/12/2020). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengatakan pembelajaran tatap muka akan dilakukan pada Januari 2021. FOTO: SALMAN TOYIBI /JAWA POS
JawaPos.com - Pemerintah rencananya melakukan evaluasi implementasi Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Di mana pada Senin (4/1) besok, terdapat sejumlah daerah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).
Hal itu disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Sartono. Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat lintas kementerian membahas hal tersebut. Mengingat kasus positif dalam beberapa hari terakhir terus meningkat.
"Kemarin saya ditanya apakah akan dibuka kembali, saya mengatakan bahwa jujur saya baru minggu depan, Selasa (5/1) atau Rabu (6/1) akan membahas lintas kementerian tentang bagaimana perkembangan implementasi SKB 4 Menteri ini," ujar dia dalam diskusi daring Outlook Pendidikan Indonesia 2021, Minggu (3/1).
Bahkan, dirinya mengaku khawatir apabila PTM dilaksanakan, hal ini akan menjadi bumerang bagi dunia pendidikan Indonesia. Bukannya pembelajaran terlaksana dengan baik, malah nanti menjadi klaster Covid-19 yang baru.
"Karena kalau melihat kondisi peningkatan Covid ini, kita juga khawatir kalau kita serta merta membuka sekolah," ungkap dia.
Kata Agus, pihaknya perlu mengecek kembali bagaimana kesiapan satuan pendidikan, baik itu sekolah maupun madrasah, seperti sekolah mana yang telah mengisi daftar periksa hingga seberapa banyak yang telah di evaluasi oleh kepala dinas pendidikan (disdik) kabupaten/kota dan Kemenag kabupaten/kota.
Baca juga: Kemendikbud Ingatkan Sekolah Tatap Muka Diperbolehkan, Bukan Wajib
Meskipun khawatir, kabar baiknya adalah tibanya vaksin di Indonesia. Namun, tentunya dunia pendidikan akan masih mengalami kendala untuk proses pembelajaran di 2021.
"Harapannya di 2021 ini kondisi akan semakin baik, karena memang vaksin juga sudah mulai berdatangan dan pemerintah akan segera melakukan program vaksinisasi kepada masyarakat. Dengan demikian, maka diharapkan pandemi ini akan berangsur-angsur membaik dan kegiatan masyarakat bisa berangsur pulih," tutup dia.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/9Wv-vcl9xcE

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
