
TANPA ANTRE: Seorang vaksinator menyiapkan dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca di pusat vaksinasi Lapangan THOR, Sabtu (31/7). (Dimas Maulana/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indonesia kembali kedatangan Vaksin Covid-19 AstraZeneca tahap ke-92 pada 19 Oktober 2021 sebanyak 224.000 dosis. Dukungan kerja sama dari Pemerintah Jepang ini menambah total kedatangan vaksin Covid-19 di Indonesia sebanyak 285.300.400 dosis, baik dalam bentuk bulk dan bahan jadi.
"Sejak awal pandemi, Jepang telah memberikan dukungan lainnya bagi Indonesia guna mengatasi pandemi dan meningkatkan ketahanan kesehatan, di antaranya dalam bentuk bantuan obat-obatan (seperti Avigan), mobile x-ray, serta berbagai dukungan lainnya melalui organisasi internasional," kata juru bicara satgas Covid-19, Wiku Adisasmito dalam keterangannya, Kamis (22/10).
Hingga Rabu (20/10) kemarin, perkembangan program vaksinasi, lanjut Wiku, penerima vaksin kesatu bertambah sebanyak 791.239 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 109 juta orang atau 109.796.866 orang. Sedangkan penerima vaksinasi kedua bertambah 613.794 orang dan totalnya meningkat melebihi 64 juta orang atau angka tepatnya 64.622.692 orang.
Serta penerima vaksin ke-3 bertambah 6.166 orang dan kumulatifnya melebihi 1 juta orang atau 1.084.321 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.
Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan kasus positif Covid-19 pada tingkat provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi DKI Jakarta menambahkan 131 orang dan kumulatifnya 845.619 orang, diikuti Banten menambahkan 129 orang dan kumulatifnya 128.987 orang, Jawa Barat menambahkan 119 orang dan kumulatifnya 688.614 orang, Sulawesi Selatan menambahkan 95 orang dan kumulatifnya 106.377 orang serta Jawa Timur menambahkan 90 orang dan kumulatifnya 367.359 orang.
Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di Jawa Barat menambahkan 122 kasus dan kumulatifnya 704.764 kasus, diikuti DKI Jakarta menambahkan 103 kasus dan kumulatifnya 860.461 kasus, Jawa Timur menambahkan 93 kasus dan kumulatifnya 397.574 kasus, Kalimantan Barat menambahkan 84 kasus dan kumulatifnya 40.800 kasus serta Jawa Tengah menambahkan 83 kasus dan kumulatifnya 484.193 kasus.
Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian harian tertinggi diantaranya di Jawa Timur menambahkan 6 kasus kasus dan kumulatifnya 29.566 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 14.673 kasus, Jawa Tengah menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 30.054 kasus, Kalimantan Timur menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 5.438 kasus serta DI Yogyakarta menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 5.238 kasus.
Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 44.111.272 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.859.460 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 34.553.212 spesimen.
"Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,68 persen dan positivity rate spesimen mingguan (10 - 16 Oktober 2021) di angka 0,69 persen. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 48 spesimen," pungkasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
