
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan pidato sekaligus menutup Rakornas Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mensiner
JawaPos.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan, tidak menyetujui adanya konser yang dapat melibatkan banyak massa pada setiap tahapan Pilkada Serentak 2020.
Terutama saat kampanye harus dibatasi.
"Saya tidak setuju ada rapat umum, konser apalagi, saya tidak sependapat maka saya membuat surat langsung ke KPU. Kemendagri keberatan tentang itu dan kemudian segala sesuatu yang menimbulkan kerumunan itu yang berpotensi tidak bisa jaga jarak dibatasi," kata Tito dalam keterangannya, Senin (21/9).
Mantan Kapolri ini mengaku tidak fair jika memang harus dibatasi secara total, karena yang diuntungkan petahana. Menurut Tito, memberikan kelonggaran untuk mengusulkan pertemuan atau rapat terbatas hanya boleh dihadiri maksimal 50 orang.
"Kemudian kita tahu kampanye itu bisa sampai ratusan ribu orang, live streaming konser pun boleh konser daring yang diinisiasi oleh Ketua MPR misalnya, dan ini sebetulnya menjadi peluang untuk event organizer kampanye," ucap Tito.
Tito meyakini, jika Pilkada berjalan secara baik, maka membuat 270 daerah yang menggelar pemilihan bergerak menangani Covid-19. Mereka yang menjadi pasangan calon secara bersama-sama bergerak menangani covid.
"Masyarakat dibangkitkan, pilihlah pimpinan yang bisa menangani covid dan dampak sosial ekonomi di daerah masing-masing itu," ujar Tito.
Kendati demikian, Tito menyebut kampanye dalam Pilkada Serentak 2020 harus dilakukan. Sehingga masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang bisa menyelesaikan masalah ini di daerahnya.
"Otomatis kalau bisa dibangun setting para calon kepala daerah ini di pikiran mereka hanya berpikir bagaimana tangani Covid-19 itu," cetus Tito.
Tito menuturkan, perlu regulasi untuk mencegah kerumunan sosial serta mendorong untuk mewajibkan para calon kepala daerah dan tim suksesnya melakukan kampanye protokol kesehatan. "Semakin banyak semakin baik, itu akan membantu sebetulnya langkah-langkah penanganan covid-19," pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=yt89Q7CygZo

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
