alexametrics

Persi Desak Penerapan PSBB di Daerah Oranye-Merah

21 Juni 2021, 12:14:34 WIB

JawaPos.com – Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) merekomendasikan adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Terutama untuk daerah merah dan oranye.

Pada pembatasan berskala mikro, kata dia, kerap terjadi pelanggaran. “Jika masih ada mobilitas, penularan akan terjadi. Kami ingin sanksi tegas,” kata Sekjen Persi Lia Partakusuma.

Ketua Persi Sulawesi Selatan Khalid Saleh menyatakan, ada siklus yang perlu diperhatikan. Pertama, virus akan menginfeksi masyarakat. Lalu, Covid-19 menular kepada nakes. Jika itu terjadi, dikhawatirkan layanan kesehatan bisa terganggu. ’’Ada rumah sakit yang sampai tutup layanan gawat daruratnya,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kurangnya tempat perawatan, legislatif mengusulkan agar pemerintah memaksimalkan sarana-prasarana yang dimiliki sebagai tempat perawatan sementara pasien Covid-19. Salah satunya asrama haji.

Baca juga: Kewalahan, RS Hanya Terima Pasien Gejala Berat

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan, Asrama Haji Pondok Gede seharusnya bisa dialihfungsikan sementara menjadi tempat isolasi dan perawatan. ’’Saya minta kepada pemerintah agar Asrama Haji Pondok Gede dipersiapkan untuk menampung pasien Covid-19 yang tidak tertangani di rumah sakit. Mengingat tahun ini tidak ada kegiatan ibadah haji, jadi sebaiknya (asrama haji) dimanfaatkan untuk hal lain,’’ ungkap Dasco kemarin.

Baca juga: Kalau PPKM Mikro Gagal, Sultan Jogja Pertimbangkan Lockdown

Pengelolaannya, kata dia, dikoordinasikan langsung oleh Kementerian Agama bekerja sama dengan Rumah Sakit Haji. Dasco meyakini, dengan memanfaatkan Asrama Haji Pondok Gede, rumah sakit lain dan Wisma Atlet Kemayoran bisa tertolong. ’’Ibadah haji dan ikhtiar menyembuhkan nyawa manusia adalah sama-sama ibadah. Agama juga membolehkan alih fungsi untuk sesuatu yang darurat dan bermanfaat,” ucapnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : lyn/deb/ kur/c6/c9/fal

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads