
Kondisi serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ-182 saat dikumpulkan di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (18/1/2020). Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali memperpanjang pencarian puing dan korban Pesawat Sriwijaya Air n
JawaPos.com - Proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu resmi dihentikan pada hari ke-13. Penghentian operasi search and rescue (SAR) ini dilakukan setelah dilakukan dua kali perpanjangan dan berbagai pertimbangan.
Basarnas telah melakukan pencarian sejak diterima informasi hilang kontak Sriwijaya Air SJ-182 tahap awal, sesuai ketentuan Basarnas melakukan operasi selama tujuh hari dan sudah memperpanjang dua kali pertiga hari.
’’Hari ini adalah hari terakhir perpanjangan daripada Basarnas, dengan berbagai pertimbangan kita menutup operasi SAR hari ini,’’ kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (21/1).
Budi menyampaikan, pihaknya telah menyampaikan hasil operasi SAR tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (20/1) kemarin, saat kepala negara mengunjungi posko terpadu Dermaga JICT II. Menurutnya, Presiden Jokowi mengapresiasi kinerja tim SAR.
Selaim itu, Budi juga mengapresiasi tim DVI Polri yang telah berhasil mengidentifikasi 43 korban hingga Rabu (20/1) kemarin. Budi menyebut, telah 32 jenazah korban yang diberikan kepada pihak keluarga.
’’Begitu juga Jasa Raharja yang sudah memberikan santunan sebanyak 39 ahli waris dan Sriwijaya memberikan kepada satu ahli waris, saya dengar juga sudah ada tambahan ahli waris paling tidak lima orang yang sudah akan segera disampaikan," beber Budi.
Meski evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak resmi diberhentikan, pencarian terhadap cockpit vpice recorder (CVR) milik Sriwijaya Air SJ-182 tetap dilakukan.
’’Kami berkomitmen tetap melakukan upaya-upaya dan mengalih lead daripada ini ke KNKT, dimana KNKT sudah mendapat kesepakatan dari KSAL, TNI dan Polri untuk melakukan operasi lanjutan dengan yang ada di Pulau Lancang. Tentu apa yang dilakukan di antaranya upaya menemukan CVR, dimana Presiden juga mengharapkan itu (CVR) ketemu, sehingga analisa yang dilakukan oleh KNKT akan paripurna,’’ tegas Budi.
Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 14.40 WIB. Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut penumpang sebanyak 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak sebagai penumpang. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/SfLUsv6No00

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
