
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Ilustrasi Covid-19. Istimewa/Antara
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Selama periode pelarangan kedatangan WNA, para WNI di luar negeri tetap diizinkan kembali ke Indonesia. Prosedurnya, WNI menunjukkan hasil negatif RT-PCR dari negara asal yang berlaku maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan. Setiba di Indonesia, mereka harus kembali menjalani RT-PCR. Jika dinyatakan negatif, WNI mesti menjalani karantina mandiri di tempat yang disiapkan pemerintah. Setelah itu, WNI kembali menjalani RT-PCR. Apabila hasilnya negatif, mereka dipersilakan melanjutkan perjalanan di Indonesia.
Di sisi lain, tingkat keterpakaian ranjang di rumah sakit atau bed occupancy ratio (BOR) terus menipis dengan semakin tingginya kasus positif Covid-19. Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir memproyeksikan kenaikan pasien rumah sakit hingga 25–40 persen pada masa liburan Natal dan tahun baru ini. ’’Tentu kami mencurigai adanya kenaikan yang lebih besar. Maka dari itu, harus mampu melakukan antisipasi untuk menangani peningkatan jumlah pasien,’’ terangnya kemarin.
Tingkat BOR nasional saat ini mencapai 64,10 persen. Meski demikian, sudah ada beberapa daerah dengan tingkat BOR yang mengkhawatirkan. Yakni, Provinsi Banten dengan BOR 85 persen. Disusul DKI Jakarta 84 persen, Jabar 83 persen, Jogjakarta 82 persen, Kalteng 79 persen, Jatim 77 persen, Jateng 76 persen, dan Sulsel 69 persen. ’’Ini daerah-daerah yang zona merah. BOR-nya zona merah, ada peningkatan sedikit saja, RS akan kewalahan,’’ paparnya.
Kadir melanjutkan, BOR di atas 70 persen membuat beberapa RS sulit menampung pasien. Bahkan, ada kemungkinan pasien tidak bisa dirawat. ’’Implikasi lain, tenaga kesehatan akan kelelahan. Ini berdampak pada pelayanan yang tidak optimal dan memicu angka kematian tinggi,’’ ungkapnya.
Khusus DKI Jakarta, meski keterisian tempat tidur isolasi mencapai 85,16 persen, ternyata tingkat kepadatan tidak merata. Ada beberapa RS seperti RS TNI dan Polri, RS BUMN, RS milik pemda, dan sejumlah RS swasta yang masih memiliki tempat tidur cukup. ’’Kami harap rumah sakit-rumah sakit yang utility BOR-nya masih rendah dapat menampung lemparan pasien dari RS yang penuh,’’ ucap Kadir.
Vaksin Covid-19
Photo
Proses pemindahan kontainer berisi vaksin Covid-19 setiba di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung Jawa Barat, Senin (7/12/2020). (MUCHLIS Jr./BPMI SETPRES)
Di bagian lain, pemerintah sudah memesan 371 juta dosis vaksin SARS-CoV-2. Itulah yang diungkapkan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam konferensi pers akhir tahun kemarin (28/12). Vaksin tersebut dipesan dari sejumlah perusahaan farmasi asing.
’’Secara total, sampai 2022, ada 371 juta dosis vaksin. Itu sudah direncanakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN, Red),’’ kata Deputi Bidang Ekonomi Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti.
Perinciannya, selama 2021 pemerintah memesan 116 juta dosis vaksin Sinovac dan 52 juta dosis vaksin Novavax. Selain itu, ada yang tengah dipesan. Yakni, 45 juta dosis vaksin buatan Pfizer-BioNtech, 12 juta dosis vaksin COVAX dari Inggris, dan 50 juta dosis vaksin AstraZeneca.
’’Jika semua sudah diorder, termasuk tiga merek terakhir yang saya sebutkan, ada 275 juta dosis vaksin yang akan diperoleh pada 2021,’’ jelas Amalia. Untuk memenuhi kebutuhan pada 2022, pemerintah sedang memesan 87 juta dosis vaksin dari Sinovac dan Novavax.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjelaskan, jumlah 371 juta dosis vaksin itu akan divaksinasi ke 181 juta penduduk. Dengan jumlah sebanyak itu, dia berharap herd immunity atau kekebalan komunitas bisa tercapai. Selebihnya, pemerintah menyiapkan kebutuhan cadangan. Dia berharap ratusan juta dosis vaksin tersebut dapat menjadi game changer pada tahun depan. ”Sehingga mampu menumbuhkan optimisme di tengah masyarakat maupun dunia usaha,” tuturnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=CKBuYK7jQbg

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
