Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Juni 2020 | 06.45 WIB

Bawaslu Jamin Pengawasan Berjalan Meski Ratna Dewi Positif Covid-19

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia menegaskan, meski salah satu anggota Komisioner Bawaslu yakni Ratna Dewi Pettalolo terinfeksi virus korona atau Covid-19, fungsi pengawasan penyelenggaraan Pemilu masih tetap berjalan. Status Dewi yang positif terjangkiti Covid-19 tak menjadi Bawaslu untuk menjalankan kinerjanya.

"Pengawasan tetap akan berjalan. Bawaslu kan bekerja secara kolektif kolegial. Jadi, fungsi penanganan pelanggaran tetap dilakukan. Terlebih lagi, dalam pleno dan fungsi koordinasi," kata anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar dikonfirmasi, Minggu (7/6).

Fritz mengatakan, Ketua hingga Anggota Komisioner Bawaslu juga telah melakukan rapid test terkait Covid-19. Bahkan kantor Bawaslu RI pun selalu disemprot disinfektan sebagai upaya pencegahan Covid-19.

"Beberapa pekan lalu kami sudah dilakukan rapid test dan kantor juga sudah dilakukan disinfektan," beber Fritz.

Fritz juga menuturkan, meski dinyatakan positif Covid-19 namun Dewi masih bisa membalas pesan singkat WhatsApp. Sebagaimana diketahui, Dewi dinyatakan positif Covid-19 kategori orang tanpa gejala (OTG).

"Ibu Dewi masih bisa membalas WA," ujar Fritz seraya berharap Dewi segera diberi kesembuhan.

Sebelumnya, Komisioner Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo dinyatakan positif terinfeksi virus korona atau Covid-19. Hal ini pun telah dibenarkan Komisioner Bawaslu, Afifuddin.

"Benar (Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo positif Covid-19)," kata Afif dikonfirmasi, Minggu (7/6).

Ratna dinyatakan positif setelah menjalani tes swab. Selain Ratna, tenaga ahli dan dua orang stafnya juga dinyatakan positif Covid-19. "Tenaga ahli dan staf, berempat. Stafnya dua," ujar Afif.

Afif menuturkan, selama pandemi Covid-19, Bawaslu menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Ratna yang tinggal di Kota Palu, Sulawesi Tengah berencana ke Jakarta, namun hasil swab menyatakan positif.

"Beliau sudah lama WFH, kan rumahnya di Palu, karena Covid kan susah ke Jakarta. Jadi, ada rencana ke Jakarta, sebelum ke Jakarta (dilakukan tes) swab," tukas Afif.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore