Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Maret 2020 | 15.43 WIB

Respons Istana Setelah Presiden Jokowi Disurati WHO

Presiden Joko Widodo didampingi anak pertama dari KH Salahuddin Wahid, Irfan Wahid saat tiba melayat KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah di rumah duka di kawasan Bangka, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020). Almarhum Gus Sholah dimakamkan di kompleks pemakam - Image

Presiden Joko Widodo didampingi anak pertama dari KH Salahuddin Wahid, Irfan Wahid saat tiba melayat KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah di rumah duka di kawasan Bangka, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020). Almarhum Gus Sholah dimakamkan di kompleks pemakam

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan surat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Surat itu berisi supaya Indonesia bisa mengumumkan darurat nasional virus Korona.

Saat dikonfirmasi, ‎Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman mengatakan sebagian besar rekomendasi yang diberikan oleh WHO sudah dijalankan oleh pemerintah Indonesia. ‎"Sebagian besar rekomendasi dalam surat tersebut sudah dijalankan oleh pemerintah Indonesia selama wabah Covid-19 ini,"‎ ujar Fadjoel saat dihubungi, Sabtu (14/3).

Fadjroel juga mengatakan, Presiden‎ Jokowi juga telah berkomonikasi dengan Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Hal ini guna merespons surat dari WHO tersebut. "Presiden Jokowi menelepon Dirjen WHO setelah menerima surat pemberitahuan tentang keadaan pandemik Covid-19. Surat-menyurat biasa antara lembaga-lembaga internasional dengan Presiden Joko Widodo," katanya.

Fadjroel berujar, surat dari WHO ini telah ditindaklanjutu dengan pemerintah membentuk Gugus Tugas. Hal itu tertuan dalam Keppres nomor 7/2020. "Hal itu untuk menajamkan kemampuan koordinasi pemerintah dalam menangani COVID-19 ini," ungkapnya.

Selain Gugus Tugas, juga adala Surat Edaran Menkes Nomor HK.02.01/Menkes/199/2020 tentang Komunikasi Penanganan Covid-19. Isinya adalah lima protokol serta panduan koordinasi pemerintah pusat dan dearah.

Diketahui sebelumnya, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyurati Presiden Jokowi terkait penanganan Korona. WHO meminta Jokowi segera mengumumkan darurat nasional Corona.

Surat WHO itu dikirim per 10 Maret 2020. Surat itu juga ditandatangani oleh Tedros. Di dalam surat tersebut, Tedros mengatakan WHO telah bekerja maksimal untuk menganalisis dan menyebarluaskan informasi tentang COVID-19. Untuk mengalahkan virus ini, setiap negara perlu mengambil langkah-langkah kuat yang dirancang untuk memperlambat penularan dan mencegah penyebaran.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=iQH9ETahywg

https://www.youtube.com/watch?v=xkFMx5C-Toc

https://www.youtube.com/watch?v=JDX9bd4Jpfw

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore