Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Desember 2021 | 03.09 WIB

Orang Sekitar Anak Perlu Lakukan Vaksinasi Demi Kelancaran PTM

Sejumlah siswa sekolah dasar (SD) saat menerima vaksin COVID-19 COVID-19 di SDN 03 Pagi Cempaka Putih Timur, Selasa (14/12/2021). Pemerintah lewat Kementerian kesehatan mulai memberikan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 - 11 tahun, untuk tahap pertama - Image

Sejumlah siswa sekolah dasar (SD) saat menerima vaksin COVID-19 COVID-19 di SDN 03 Pagi Cempaka Putih Timur, Selasa (14/12/2021). Pemerintah lewat Kementerian kesehatan mulai memberikan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 - 11 tahun, untuk tahap pertama

JawaPos.com - Pembelajaran tatap muka (PTM) sudah mulai dilakukan di sejumlah wilayah dengan menerapkan protokol kesehatan. Untuk mendorong kesuksesan PTM, yang perlu menjadi perhatian adalah pelaksanaan vaksinasi.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro menyampaikan, vaksinasi ini akan berpengaruh pada keselamatan warga pendidikan, khususnya anak-anak. Mengingat vaksinasi anak usia dibawah 6-11 tahun juga baru dimulai.

"Jadi orang di sekitar anak itu harus divaksin supaya imun, herd immunity, itu kalau orang di sekitar sudah vaksin, itu kan juga memberikan perlindungan bagi mereka yang belum dapat vaksin," ujar dia beberapa waktu lalu.

Apabila orang sekitar anak sudah divaksin, seperti orang tua, guru, tenaga kependidikan hingga orang di lingkungan rumah, PTM diyakini dapat berjalan dengan. Namun, tetap dengan menjalankan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak.

"Kalau sudah vaksin, itu boleh PTM, kalau belum vaksin orang-orang terdekatnya ini akan menjadi hambatan, disarankan PJJ dulu karena ada risiko. Jadi perlu mengikuti anjuran yang tepat juga," terangnya.

Sekolah juga diminta untuk membentuk Satgas Covid-19 Sekolah untuk mengawasi pelaksanaan PTM, apakah sudah berjalan efektif atau tidak. Sekolah tidak boleh tertutup apabila ingin mensukseskan kegiatan tatap muka tersebut.

"Jadi semua saling mengawasi, harus ada keterbukaan, kalau tertutup, pengawasan ini harus semua pihak. Kalau melanggar harus dilaporkan, kalau positif harus ada mitigasi, seperti teguran dan penghentian sementara PTM. Ini akan jadi kendala kalau tidak ada komunikasi yang baik," tutup Reisa.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore