
para pengungsi Wamena yang diberangkatkan pesawat kemanusiaan kedua dan ketiga saat akan boarding di bandara Sentani Jayapura - ACT
JawaPos.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali memberangkatkan 89 pengungsi Wamena menggunakan pesawat komersil pada Jumat (4/10) pagi. Pesawat Kemanusiaan, buah kolaborasi dengan Garuda Indonesia, mengantarkan para pengungsi ke kampung halaman mereka di Sumatra Barat.
Keberangkatan pengungsi dibagi menjadi dua jadwal keberangkatan, yakni 62 pengungsi pada pukul 07.20 WIB dan 27 pengungsi pada pukul 07.55 WIB. Wahyu Novyan selaku Komandan Posko Nasional ACT untuk tragedi kemanusiaan Wamena mengatakan, ini adalah kali kedua ACT memfasilitasi pemulangan pengungsi ke Sumatra Barat pada Kamis (3/10) malam.
ACT pun telah memfasilitasi penerbangan 128 pengungsi dari bumi cendrawasih itu. “ACT memfasilitasi pemulangan pengungsi dengan pesawat terbang komersil. Total sudah lebih dari 200 pengungsi yang kami akomodasi ke Sumatra Barat. Kami juga akan berikhtiar memfasilitasi pemulangan pengungsi ke Jawa Timur dan Sulawesi Selatan,” terang Wahyu, Jumat (4/10).
Pengungsi yang diberangkatkan hari ini mengungsi di Posko Ormas Adat Minahasa dan Posko Masjid Al Aqsa, Sentani. Pesawat pertama tiba di Jakarta sekitar pukul 11.40 WIB dan pesawat kedua tiba pukul 14.00 WIB. Tim medis ACT pun hadir mendampingi mereka.
“Rata-rata anak-anak mengalami demam dan satu orang tadi mengalami mimisan sudah kita tangani. Sebagian besar mereka mengalami kelelahan,” terang dr. Rizal Alimin selaku Koordinator Tim Medis ACT.
Langkah ACT memfasilitasi kepulangan pengungsi merupakan ikhtiar memenuhi kebutuhan pengungsi akan tempat berlindung yang lebih nyaman. Wahyu mengatakan, sejauh ini tingginya permintaan pengungsi masih terkait kepulangan ke daerah asal. “Di sini kami melihat, kepulangan ke daerah asal menjadi kebutuhan para pengungsi. Hal itulah yang kami fasilitasi,” tambah Wahyu.
Diketahui tim medis masih disiagakan untuk memberikan layanan kesehatan kepada pengungsi. Dapur umum ACT juga akan diaktifkan untuk menyuplai sarapan para pengungsi di Rindam Sentani.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
