
Fayyadh Qaishar Syafiq ketika mendaki Gunung Cikuray - For JawaPos.com
JawaPos.com - Ada Banyak cara dilakukan masyarakat Indonesia untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-47 Republik Indonesia. Mulai dari menggelar festival perjuangan, lomba unik, hingga ada kegiatan ekstrem.
Di Tangerang terdapat seorang pelajar. Namanya Fayyadh Qaishar Syafiq. Pelajar SDIT Islamicity yang duduk di kelas 5 itu kini membuat aksi yang luar biasa untuk anak-anak seusianya. Anak usia 11 tahun itu akan melakukan pendakian Gunung Merbabu di Boyolali, Jawa Tengah. Pendakian ditempuh dengan melalui jalur Selo.
Rencana itu bukan sekadar isapan jempol belaka. Niat tersebut dilakukan karena putra dari Jaka Lelana itu sudah memiliki sejumlah bekal dengan beberapa pengalaman mendaki gunung sebelumnya. Di antaranya Gunung Karang (Banten), Gunung Gede, Gunung Cikurai, puncak Kencana, Puncak dan Lalana yang terletak di Bogor, Jawa Barat. "Nanti saya akan mengibarkan merah putih di puncak gunung," ujar Fayyadh dalam keterangannya, Senin (12/8).
Fayyadh menuturkan, rencana ekspedisinya menyambut HUT Ke-74 RI dengan mendaki puncak Gunung Merbabu dilakukan pada Kamis (15/8), dengan melalui jalur di Kabupaten Selo. Rencana dilakukan dengan modal mendaki sejumlah puncak gunung beberapa waktu sebelumnya.
"Pernah ke Gunung Gede, dimana perjalanan ditempuh sampai 14 jam karena hujan deras dan jalan yang sakit licin," ujarnya dalam keterangannya, Senin (12/8).
Menurut Fayyadh mendaki gunung adalah hal yang mengasyikkan. Begitu juga dengan mendaki Gunung Merbabu, baginya adalah sebuah tantangan.
Photo
Fayyadh Qaishar Syafiq ketika berada di salah satuu puncak gunung yang pernah didakinya beberapa waktu lalu. (Dok. Pribadi for JawaPos.com)
Dia bercerita soal pengalamannya mendaki Puncak Kencana di Bogor. Kala itu melakukan pendakian pada dini hari, pukul 01.00. Dia menyusuri lintasan yang gelap gulita menuju puncak. Sepanjang perjalanan menjumpai banyak hal. Di antaranya anjing hutan dan monyet.
Ayah Fayyadh, Jaka Lelana berharap jelajah alam yang dilakukan anaknya dapat menjadi renungan bagi anaknya tentang kebesaran ciptaan Allah SWT. "Menikmati pemandangan alam dan membawa bekal secukupnya. Kemudian makan bersama di puncak gunung. Itu menjadi keindahan dan kebahagiaan tersendiri bagi anak dan orang tua," ujarnya.
Dia berharap ekspedisi anaknya menyambut HUT Ke-74 RI yang dimulai dari Cipondoh, Kota Tangerang menuju Boyolali Jawa tengah berjalan lancar dan tidak ada halangan yang berarti.
"Semoga gunung-gunung yang pernah didaki bisa mengantarkannya dan sebagai modal untuk latihan agar menjadi anak yang kuat dan tanggung," ucap Jaka.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
