
Ketua KPK Agus Rahardjo
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo mengusulkan adanya kementerian baru yang fokus mengurus ekspor dan investasi. Ini dilakukan karena Jokowi gemas karena neraca perdagangan selalu defisit.
Instansi tersebut adalah Kementerian Khusus Ekspor dan Kementerian Khusus Investasi. Kepala Negara mengaku sudah menyampaikan wacana tersebut kepada jajaran pejabat kabinet kerja, meski belum tahu juga cara itu akan ampuh atau tidak.
Akan tetapi, wacana Jokowi itu nampaknya berseberangan dengan pendapat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo. Agus, ditemui di Istana Kepresidenan menilai, saat ini jumlah kementerian yang ada sudah terlalu banyak sehingga banyak tumpang tindih terjadi.
Agus pun menyebut jumlah kementerian dan lembaga di Indonesia saat ini jumlahnya mencapai 85. Sementara jumlah kementerian di negara adidaya Amerika Serikat hanya 17.
“Kalau menurut saya yang ada sekarang itu kebanyakan. Tumpang tindihnya terjadi,” jelasnya, Rabu (13/3).
Agus pun mencontohkan betapa rumit dan gemuknya organisasi yang ada di pemerintahan saat ini. Misalnya, untuk pegawai negeri saja ada lima K/L yang mengurusi diantaranya Kementerian PAN-RB, Lembaga Administrasi Negara (LAN), Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
“Apa tidak bisa sih itu misalkan satu kementerian ministry of personnel management, itu jadi deputi-deputinya. Jadi right sizing juga harus dilakukan,” jelasnya.
Tidak hanya urusan pegawai negeri, begitupun untuk urusan laut. Menurut Agus harus juga ada resizing. “Kalau di banyak negara pertahanan navy yang di dalam coast guard. Kita banyak coba lihat, polisi air, KPLP-nya kementerian perhubungan, kapalnya bu susi juga nyidik, bakamla. Apa tidak bisa itu?,” terangnya.
Agus menilai apabila organisasi ramping dengan sedikit personel, maka kinerja lembaga pun bisa diukur dengan baik. Dengan memperbaiki kinerja, perbaikan layanan, maka diharapkan bisa memberikan remunerasi gaji yang cukup.
“Jadi dibanding hari ini saya lihat walau sudah berkali-kali dinaikkan (remunerasi) mungkin belum cukup (memperbaiki kinerja) itu,” terangnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
