Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Maret 2019 | 01.20 WIB

Charles: 165 WNI Terancam Hukum Mati Juga Berhak Atas Diplomasi

Politikus PDIP Charles Honoris - Image

Politikus PDIP Charles Honoris

JawaPos.com - Politisi PDI Perjuangan Charles Honoris mengungkap, masih ada 165 WNI yang terancam hukuman mati. Sebagai anak bangsa, ia gembira dan mengapresiasi keberhasilan Pemerintah dalam memulangkan Siti Aisyah ke Tanah Air.


Setelah yang bersangkutan bebas dari kasus pembunuhan yang mendapat perhatian publik internasional karena korbannya tokoh politik dunia dan memiliki alur cerita unik bak film spionase.


"Bagi saya, Pemerintah sudah menjalankan tugas konstitusionalnya untuk melindungi segenap warga negaranya baik di dalam maupun di luar negeri. Tercatat dalam 4 tahun terakhir pemerintah sudah berhasil memulangkan 279 WNI yang terancam hukuman mati di luar negeri," ungkap Charles dalam keterangannya, Rabu (13/3).


Sebelumnya, Siti Aisyah diadili bersama seorang perempuan Vietnam, Doan Thi Huong dalam kasus pembunuhan Kim Jong Nam. Kedua perempuan itu menolak terlibat dalam pembunuhan Kim Jong Nam. Keduanya bersikukuh ditipu para mata-mata Korut karena disangka hanya melakukan aksi untuk kepentingan sebuah program televisi.


Setelah Siti Aisyah bebas, kuasa hukum Doan Thi Huong meminta jaksa agung Malaysia membebaskan kliennya. Jaksa akan menyampaikan hal ini kepada Mahkamah Agung Malaysia di Shah Alam sebelum memberikan hasilnya pada Kamis mendatang.


Menurut data Kementerian Luar Negeri akhir 2018, masih ada 165 WNI yang terancam hukuman mati di sejumlah negara. Setiap mereka, lanjut Charles berhak untuk mendapatkan upaya maksimal dan diplomasi total dari negara untuk bisa pulang ke Tanah Air, sama seperti Siti Aisyah.


"Mereka juga berhak mendapatkan perhatian publik yang tidak kalah dari kasus Siti Aisyah. Jangan sampai kejadian yang menimpa Tuti Tursilawati, TKI yang dihukum mati di Arab Saudi tanpa pemberitahuan otoritas setempat, terulang lagi. Saat ini 13 WNI menunggu hukuman mati di Saudi Arabia," pungkasnya.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore