Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Februari 2019 | 00.58 WIB

Irwandi Yusuf Sebut Jokowi Pernah Jadi Anak Buah Prabowo di Aceh

Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (18/2). - Image

Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (18/2).

JawaPos.com - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf menyatakan, calon presiden (Capres) petahana Joko Widodo pernah menjadi anak buah Capres 02 Prabowo Subianto di Aceh. Dia menyebut, Jokowi bekerja di perkebunan pinus milik ketua umum Partai Gerindra itu.

"Pak Jokowi lebih tahu. Sebab Pak Jokowi kerja di sana juga dulu, dia kerja di PT Alas Helau. Pokoknya di sana tiga tahun dia dengan Pak Prabowo," kata Irwandi di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Senin (18/2).

Irwandi menuturkan, PT Alas Helau milik Prabowo tersebut merupakan hutan pinus industri. Hutan tersebut diperuntukkan bagi bahan pembuat kertas. "Bidang pinus hutan industri, pinusnya dipakai untuk bahan di Krueng Geukeuh, ada pabrik kertas di sana," ucapnya.

Mantan petinggi Gerakan Rakyat Aceh Merdeka (GAM) itu menyebut, tanah yang dimiliki Prabowo luasnya ribuan hektare. Namun, kata Irwandi, perusahaan tersebut mengalami masalah karena tidak lagi ditanami setelah pohon pinus ditebangi.

"Udah bermasalah, pabriknya bermasalah, hutannya bermasalah. Kok banyak ditebang tapi yang lama-lama ditebang kok masih botak, enggak ditanam lagi," jelasnya.

Untuk diketahui, Irwandi Yusuf yang terjerat dalam kasus suap dan gratifikasi senilai Rp 42,22 miliar itu merupakan ketua umum Partai Nangroe Aceh (PNA). Partai tersebut mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019.

Sebelumnya, dalam debat kedua Capres 01 Joko Widodo menyinggung kepemilikan tanah Prabowo di Kalimantan dan Aceh. Pernyataan tersebut dikeluarkan karena Jokowi disinggung soal pembagian sertifikat secara gratis. Kebijakan incumbent itu dinilai Prabowo berdampak pada tiadanya lahan bagi anak-cucu kelak.

"Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur sebesar 220 ribu hektare, juga di Aceh Tengah 120 ribu hektare. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan masa pemerintahan saya," ucap Jokowi, Minggu (17/2) malam.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore