Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 Januari 2020 | 22.14 WIB

ACT Berikan Selimut Hingga Trauma Healing ke Warga Lebak

Kondisi Kampung Seupang, Desa Sajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten yang luluh lantak diterjang banjir bandang, Minggu (19/1). (Istimewa) - Image

Kondisi Kampung Seupang, Desa Sajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten yang luluh lantak diterjang banjir bandang, Minggu (19/1). (Istimewa)

JawaPos.com - Salah satu lokasi yang terdampak banjir bandang di kawasan Banten adalah Kampung Seupang, Desa Sajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Ketinggian debit air yang menghantam desa tersebut lebih dari 8 meter.

"Iya lebih dari 8 meter (banjir bandang), kalau diukur-ukur lebih dari 8 meter. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," jelas Ketua RW Amanat,70, di lokasi, Minggu (19/1).

Sebelumnya, banjir pernah menghinggapi desa tersebut, tapi untuk kedahsyatan terjangan air, ini merupakan yang pertama kali. Maka dari itu, warga sempat kembali untuk menyelamatkan barang berharga sebelum kejadian naas itu terjadi.

"Biasa dulu, nggak besar, sekitar jam 9 itu mulai naik, warga nggak kepikiran akan ada banjir itu. Pernah banjir tapi tidak seperti itu. Total KK itu 42 dan saat ini ada 73 tenda yang menampung," tuturnya.

Warga bernama Sulaiman, 50, juga menyebutkan bahwa dirinya sangat sedih atas banjir bandang yang menimpa desanya. Kejadian tersebut sangat tidak terduga.

"Saya nggak ada firasat akan ada banjir, biasanya itu banjir paling cuma sebetis, ini kaget saya tiba-tiba air dateng gitu aja, padahal sempat surut, pas liat tinggi lagi ya saya langsung ngungsi. Barang-barang saya itu cuma sedikit yang terselamatkan, hampir semua rumah di sini hanyut, kalaupun masih ada bangunan, kondisinya udah parah," terang dia.

Komandan Posko Aksi Cepat Tanggap (ACT) Banten Okta Imran mengatakan untuk membantu para korban terdampak banjir, pihaknya telah mendirikan fasilitas dan bantuan logistik. "Tadi kita kirim 70 selimut, sebelumnya kita sudah membuat dapur umum, logistik pangan," katanya.

Amanat juga menjelaskan bahwa saat ini salah satu yang menjadi permasalahan di tenda pengungsi adalah kurangnya air bersih. Menanggapi hal itu, pihak ACT pun akan segera melakukan pengeboran sumur serta MCK untuk memberikan kemudahan kepada para warga.

"Air sudah kita komunikasikan dengan mitra kita, kita berkomitmen akan bantu bersama para mitra kita untuk sama-sama kita bangun. Kita akan segera komunikasikan dengan mitra, sekarang di sini sudah ada 1 dan rencananya kita akan bangun 2 bersama mitra kita," ujarnya.

Di lokasi, tim ACT juga memberikan trauma healing kepada para warga. "Yakinlah bahwa semuanya itu tidak ada yang kebetulan, pasti Allah sudah punya rencana, sesulit-sulitnya hidup kita saat ini masih ada orang lain yang hidupnya lebih," ucap Relawan ACT Akmal Nasery Basral.

Caption: Kondisi Kampung Seupang, Desa Sajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten yang luluh lantak diterjang banjir bandang, Minggu (19/1).

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore