
Grab eksodus jadi mitra Go-Jek
JawaPos.com - Eksodus mitra driver ojek online Grab Indonesia ke Go-Jek sedang terjadi di beberapa kota, termasuk di Bandung dan Jakarta. Di Bandung, sedikitnya 500 mitra ojek online Grab migrasi dengan cara mendaftar secara serempak ke kantor aplikator karya anak bangsa cabang Bandung.
Salah seorang mitra ojek online Grab, Iwan Siregar, menjelaskan beberapa alasan utamanya bermigrasi menjadi mitra Go-Jek. Salah satunya terkait aspek kesejahteraan.
”Peraturan di GRAB itu setiap bulan berubah-ubah. Insentif enggak dikeluarkan mulai 6 November kemarin,” katanya seperti dikutip, Jumat (16/11).
Meskipun tidak melulu mengejar insentif, kata Iwan, setidaknya hal itu sejauh ini menjadi pemacu semangat untuk menjalankan peran sebagai mitra, menarik order dari konsumen. Alasan lain adalah program yang mampu menyejahterakan para mitra. Bahkan, kata Iwan, fasilitas asuransi pun belum pernah dia terima.
“Kalau di Go-Jek apa itu namanya (program) Swadaya ya? Itu kan nggak ada di Grab,” keluhnya.
Iwan mengaku baru menyadari produk asing tidak selalu lebih baik dari produk lokal. Maka dia merasa berbangga akhirnya bisa bergabung dengan GO-JEK. Di Jakarta, eksodus mitra Grab terjadi di kantor Go-Jek wilayah Kemang Timur, Jakarta Selatan. Tidak kalah banyak jumlahnya dibanding dengan di Bandung, para mitra Grab itu siap berganti jaket dan helm.
Saat dikonfirmasi, manajemen Go-Jek membenarkan terjadinya migrasi dari para mitra Grab di beberapa kota itu. Pihaknya juga membuka pintu bagi para mitra yang memenuhi kualifikasi dan persyaratan untuk bergabung.
”Pada dasarnya semangat kami adalah untuk membantu kesejahteraan sektor informal di Indonesia. Sebagai pelopor ride-hailing di Indonesia kami bangga dapat menjadi pilihan mitra driver untuk bersama terus melayani jutaan mitra Indonesia melalui teknologi,” kata VP Corporate Affairs GO-JEK, Michael Reza Say.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
