
Kondisi kawasan Puncak Pass pasca longsor pasca longsor, Kamis (29/3). Longsor terjadi pada Rabu (28/3).
JawaPos.com - Akibat hujan berintensitas tinggi di Kawasan Puncak Pass dalam beberapa hari terakhir, terjadi longsor di Km 20+650, Rabu (28/3) malam.
Semua pihak pun bahu-membahu menangani peristiwa longsor demi menjamin keamanan dan keselamatan warga, terutama pengendara yang melintas di kawasan Puncak.
Tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) dan Polresta Bogor, saat ini telah melakukan pemeriksaan intensif.
Caranya dengan menutup lalu lintas kedua arah di jalan tersebut.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI, Ditjen Bina Marga Atyanto Busono mengatakan, pihaknya bersama Pusat Litbang Jalan, Balitbang, tengah memeriksa keamanan badan jalan untuk dapat dipastikan aman kembali dilintasi.
"Lama penutupan jalan masih menunggu hasil pemeriksaan dan penanganan tebing yang longsor," kata Atyanto dalam keterangan tertulisnya siang ini.
Menurut Atyanto, tanah longsor terjadi sepanjang 40 meter dan mengakibatkan bronjong yang tengah dikerjakan pemasangannya oleh BBPJN VI juga runtuh.
Pemasangan bronjong merupakan penanganan darurat pasca longsoran yang sebelumnya juga terjadi di lokasi tersebut.
"Untuk penangan permanen akan dilakukan dengan menggunakan konstruksi tiang pancang," ujarnya.
Atyanto menambahkan, alat-alat berat yang sudah berada di lokasi saat ini tengah bekerja menangani longsoran.
Selain itu, alat bore pile akan didatangkan untuk digunakan dalam pemasangan tiang pancang pada tebing longsoran.
"Selain di lokasi KM 20+650, Kementerian PUPR melalui BBPJN VI saat ini juga tengah menyelesaikan penanganan di beberapa lokasi yang mengalami longsor pada awal Februari 2018 silam," paparnya.
Untuk sementara waktu, Kepolisian Resor Bogor mengarahkan kendaraan yang akan menuju Cianjur dipersilakan menggunakan jalur alternatif Jonggol atau Sukabumi.
"Masyarakat diminta senantiasa berhati-hati dalam mengemudikan kendaraan saat melalui kawasan Puncak Pass, terutama pada titik-titik yang rentan longsoran," pungkasnya.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
