Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Maret 2018 | 05.35 WIB

Prabowo Sebut Indonesia Bubar 2030, PKB: Itu Warning yang Baik

Wasekjen DPP PKB Daniel Johan. - Image

Wasekjen DPP PKB Daniel Johan.

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subiantao dalam pidatonya menyatakan bahwa Indonesia akan bubar pada tahun 2030 mendatang.


Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan mengatakan apa yang disampaikan oleh mantan Danjen Kopassus ini merupakan peringatan kepada bangsa Indonesia


“Itu warning yang baik untuk bangsa ini. Bahwa sewatu-waktu Indonesia bisa hanya tinggal namanya saja“ ujar Daniel kepada JawaPos.com, Selasa (20/3).


Oleh sebab itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR ini berpesan supaya masyarakat memperkuat kemandirian nasional. Dalam segala bidang. Pasalnya, lanjut Daniel, di tengah persaingan global dan perang perdagangan bebas ini. Indonesia hanya jadi sasaran eksploitasi.


"Jadi harus perkuat ‎kemandirian di segala bidang, kalau tidak mau jadi sasaran ekspolitasi bangsa lain,” pungkasnya.


Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto secara mengejutkan menyebut bahwa pada tahun 2030 nanti negara Indonesia diprediksi akan bubar. 


Pernyataan itu termuat dalam sebuah video berdurasi 1 menit 18 detik yang di-posting di akun resmi Facebook Gerindra, Senin (19/3).


Berikut kutipan video Prabowo terkait prediksi kehancuran Indonesia di 2030:


Saudara-saudara, kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030.


Bung! mereka ramalkan kita ini bubar. Elite kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara dikuasai 1 persen, rakyat kita tidak apa-apa, bahwa hampir seluruh aset dikuasai 1 persen tidak apa-apa, bahwa sebagian besar kekayaan kita diambil keluar negeri tidak tinggal di Indonesia tidak apa-apa, ini yang merusak bangsa kita saudara-saudara sekalian.


Semakin pintar semakin tinggi kedudukan semakin curang! Semakin culas! Semakin maling. Tidak enak kita bicara tapi sudah tidak ada waktu untuk berpura-pura lagi.‎

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore