
Menko Maritim Luhut Panjaitan dan Ketum DPP Hipakad Hariara Tambunan.
JawaPos.com - Di depan Himpunan Putera-puteri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad), Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan menyampaikan sejumlah capaian ekonomi di era Presiden Joko Widodo.
Semisal pertumbuhan ekonomi, kata Luhut, periode 2014-2017 yang tertinggi adalah 2017 sebesar 5,07 persen. Ya, Luhut benar, capaian ekonomi sejak 2014 hingga 2017 adalah 5,02 persen, 4,76 persen, 5,02 persen dan 5,07 persen.
"Jadi yang terbesar adalah pertumbuhan ekonomi 2017. Tahun depan, rasanya optimis bisa lebih tinggi lagi," papar Luhut dalam acara deklarasi dan pelantikan Hariara Tambunan sebagai Ketua Umum Hipakad di Balai Kartini, Jakarta.
Luhut juga menegaskan, pemerintahan Jokowi berhasil menjaga stabilitas inflasi di bawah 4 persen, mengerek naik grade investment, serta pengembangan periwisata.
"Sehingga tidak heran banyak negara mengakui prospek ekonomi Indonesi bakal masuk lima besar pada 2020," paparnya.
Menurut Luhut, perhatian pemerintahan Jokowi terhadap nasib rakyat yang tinggal di bantaran Sungan Citarum. Saat ini, kondisi sungai terbesar dan terpanjang di Jawa Barat ini cukup memprihatinkan. Lantaran polusi dari limbah industri yang berjumlah ribuan, tidak bisa dikendalikan.
"Berdasarkan penelitian, ikan yang hidup di Sungai Citarum sudah terkontaminasi mikro plastik. Kalau ikan itu dikonsumsi ibu hamil maka akan berdampak kepada anaknya. Nah, kita sedang rencanakan program bersih-bersih Sungai Citarum," paparnya.
Dalam proyek bersih-bersih limbah di Sungai Citarum, lanjut Luhut, direncanakan selama 7 tahun. Dengan nilai investasi USD 1 miliar.
"Kebetulan berada di bawah kementerian saya. Saya sudah libatkan aparat TNI. Saya harap Hipakad bisa berperan aktif dalam proyek ini. Hipakad harus menjadi bagian dari pembangunan Indonesia," tegasnya.
Sementara itu, Ketum DPP Hipakad Hariara Tambunan sangat mengapresiasi ajakan Menko Luhut untuk berperan dalam proyek bersih-bersih limbah Sungai Citarum.
"Kami siap membantu pemerintah terkait program Sungai Citarum. Kita akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, tentunya bekerja sama dengan lembaga terkait," paparnya.
Kata Hariara, seluruh 'anak kolong' sebutan untuk putera-puteri Keluarga Angkatan Darat haruslah mendapat kesempatan yang sama untuk meraih kesejahteraan.
"ke depan, kita ingin segala potensi dari anak kolong bisa diberdayakan. Untuk menuju anak kolong yang lebih sejahtera," tegas Hariara.
Dalam acara ini, dilakukan pelantikan perwakilan Hipakad dari 13 Provinsi. Yang dihadiri Ketua Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), Letjen (Purn) Kiki Syahnakri, mantan politisi Demokrat Ruhut Sitompoel, pengacara papan atas Hotma Sitompoel, anggota DPR Cap Anton Sihombing, mantan anggota DPR Hamka Yandhu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
