
KOMPAK: Warga Putat Jaya Gang I-A melukis mural di dinding kampung.
Pada masa lalu, kawasan Putat Jaya identik dengan sebutan kampung ’’merah’’. Maklum, kawasan itu memang dekat dengan dunia prostitusi. Kini warga berusaha keras mengubah image tersebut.
OKKY PUTRI RAHAYU
SEJAK pagi, warga Putat Jaya Gang I-A sibuk bekerja bakti. Mereka tidak sekadar membersihkan kampung. Warga juga mewarnai lingkungan tempat tinggalnya. Hari itu, Minggu (5/2) sekitar 80 orang mengecat rumah dengan kombinasi warna cerah. Beberapa di antara mereka melukis mural di dinding. Sebanyak 120 kaleng cat langsung habis dipakai memoles gang I-A. Itu pun belum semua. Di antara total 56 rumah, baru sekitar 30 rumah yang dindingnya berubah warna-warni. Gapura dan balai RW juga tidak ketinggalan dipercantik.
Agus, warga setempat, giat mengecat rumahnya. Semula, warna dinding rumah sederhananya itu tampak lusuh. Langsung saja dia mengombinasikan warna merah, tosca, hingga krem untuk dinding rumahnya tersebut.
Tidak hanya sibuk mengecat rumah sendiri, beberapa warga juga mengecat gapura. Dinding di sisi kanan dan kiri gang juga dihiasi mural bermotif bunga-bunga Korea. Ada pula kombinasi ikon beberapa negara. Misalnya, Gunung Fuji di Jepang, patung singa Merlion di Singapura, dan masih banyak lagi.
Ide mengubah wajah kampung yang awalnya terkenal dengan cap lokalisasi tersebut muncul dari muda-mudi Komunitas Inks Surabaya. Ryan Adidijawari, ketua Komunitas Inks Surabaya, menjelaskan, setelah mengikuti kuliah kerja nyata di gang I-A, dirinya tergerak mengembangkan kampung tersebut. Ide besarnya adalah mengubah gang I-A menjadi kampung internasional. Sebagai langkah awal, disisipkan aroma khas Korea. Ada yang dalam bentuk desain, budaya, hingga bahasa. ’’Kami juga ajarkan tari Korea kepada adik-adik,’’ ujar mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 tersebut.
Ryan juga ingin memberdayakan ibu-ibu dengan cara mengajari memasak kuliner Korea, lalu menjualnya. Diharapkan, hasil penjualan itu dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Ryan memang punya konsep ala Korea. Dia ingin menyajikan suasana jalan-jalan seperti di Korea sambil mencicipi kuliner khasnya. Sensasinya pasti akan terasa lebih berbeda. Apalagi jika sambil menonton adik-adik yang menyuguhkan tarian Korea. Bayangan seperti itulah yang hendak diwujudkan Ryan.
Jika Kampung Korea berhasil, Ryan siap membuat konsep negara-negara lain. Ryan memilih Korea sebagai percontohan karena budaya dan bahasa negara itu paling mudah dipelajari dan diterima masyarakat. ’’Nanti kita ajakin mahasiswa asing yang sedang exchange di kampus untuk bantu ke sini,’’ ungkapnya. Menurut dia, dengan campur tangan mahasiswa asing tersebut, budaya dan bahasa Korea bakal lebih mudah diajarkan kepada warga.
Ketua RW 3 Cukup menyambut senang kegiatan yang diusulkan Ryan tersebut. Dia mengakui bahwa warga gang I-A belum menemukan kekhasan seperti beberapa gang lain. Misalnya, gang IV-A yang getol dengan kegiatan UMKM. Bahkan, produk warga berupa keripik Samijali sudah laris manis di Surabaya. ’’Kebetulan, gang I-A ini belum dikembangkan,’’ katanya.
Karena itu, dia berharap konsep kampung wisata dapat menjadi mata pencaharian baru bagi warga. Sekaligus mengubah citra kampung Putat Jaya yang lekat dengan kegiatan prostitusi sebelum Dolly ditutup pada 2014. (*/c14/oni/sep/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
