
Ilustrasi pengiriman Semen Gresik, salah satu produk PT Semen Indonesia Tbk
JawaPos.com - Masuknya produk semen asal Tiongkok, Conch menjadi perhatian Anggota DPR RI terpilih Andre Rosiade. Pasalnya, menurut politikus Gerindra itu kebutuhan semen Indonesia saat ini bisa dibilang berlebih.
Bahkan, Andre menduga, sesuai laporan yang ia terima, produk semen asing itu dijual dengan harga di bawah pasaran. Padahal kebutuhan semen Indonesia saat ini bisa dibilang berlebih. Imbasnya, Semen Indonesia Grup BUMN sulit bersaing.
"Kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena akan merugikan produk semen Indonesia. Apalagi pasar semen lokal dalam kondisi sangat memprihatinkan atau terancam bangkrut," kata Andre dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Rabu, 17 Juli 2019..
Andre juga mengatakan, akibat kebijakan sepihak yang dilakukan semen Conch, sejumlah pabrik semen lokal meradang. Pabrik Semen di Aceh, Semen Padang, Semen Baturaja, Semen Gresik, dan Semen Tonasa misalnya terpaksa menurunkan kapasitas produksinya, karena semen mereka tidak laku karena kalah bersaing.
"Bisa dicek di situs jual beli online harga semen lokal itu berkisar di Rp 51 ribu sedangkan semen asal Tiongkok berkisar di hargap Rp 34 ribu," ujarnya.
Lebih jauh Andre juga khawatir, pasar perusahaan semen dalam negeri, menurutnya tidak menutup kemungkinan jika nantinya perusahaan-perusahaan semen dalam negeri akan diambil alih oleh perusahaan semen asing.
"Ini membahayakan industri strategis kita yaitu industri semen," kata Andre.
Agar bisa menyelamatkan produksi semen lokal, Andre meminta kepada pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo untuk memanggil beberapa menteri terkait persoalan ini dan segera melakukan langkah-langkah solutif. Hal tersebut bertujuan, agar BUMN di sektor semen bisa menjadi salah satu pondasi ekonomi bangsa.
"Kita juga meminta kepada Menteri Perdagangan untuk menghentikan segala bentuk impor klinker (bahan utama pembuatan semen). Dan juga presiden memanggil Menteri BUMN, selain itu Pelaku industri semen lokal sudah berteriak " paparnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
