Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Desember 2021 | 19.31 WIB

BMKG Prediksi Ancaman Tsunami di NTT Kurang dari 0,5 Meter

Ilustrasi: Saya gemetar ketika pertama kali mendengar tsunami melanda Indonesia pada Desember 2018 lalu, tepatnya tsunami yang menyapu Banten - Image

Ilustrasi: Saya gemetar ketika pertama kali mendengar tsunami melanda Indonesia pada Desember 2018 lalu, tepatnya tsunami yang menyapu Banten

JawaPos.com - Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah terjadinya gempa magnitudo 7,4 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tinggi ancaman tsunami diperkirakan mencapai 0,5 meter.

"Update warning zone dengan ancaman waspada tsunami kurang dari 0,5 m," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam cuitan pada akun media sosial pribadinya, Selasa (14/12).

Sementara itu, hasil monitoring sementara di Stasiun Tide Gauge Pantai Reo Flores milik Badan Informasi Geospasial (BIG) ada catatan impuls gelombang 7cm. Dia mengharapkan, tidak terjadi tsunami yang signifikan.

"Hasil monitoring muka laut sementara di stasiun tide gauge Pantai Reo Flores milik BIG tampak ada catatan impuls gelombang 7cm. Semoga tidak terjadi tsunami signifikan," ucap Daryono.

Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami di wilayah Indonesia timur, menyusul gempa magnitudo 7,5. Gempa tersebut dengan kedalaman 12 Km.

"Peringatan Dini Tsunami di SULSEL,NTT,SULTRA,NTB,MALUKU, Gempa Mag:7.5, 14-Dec-21 10:20:22WIB, Lok:7.59LS,122.26BT,Kdlmn:12Km," sebagaimana peringatan tertulis BMKG dalam akun media sosial Twitter resminya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore