
Peserta ujian usai mengikuti UTBK SBMPTN di UPN Veteran Jakarta, Pondok Labu, Jakarta, Senin (12/4/2021). Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tersebut untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang dilaksanakan dalam 2 gelombang mulai
JawaPos.com – Persaingan masuk kampus negeri di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) melalui jalur seleksi prestasi akademik nasional perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (SPAN-PTKIN) cukup ketat. Di antara 172.971 siswa pendaftar, yang lolos sesuai daya tampung hanya 58.140 siswa. Pengumuman siswa yang lolos akan dikeluarkan pada 15 April.
Saat ini proses SPAN-PTKIN memasuki tahap finalisasi. Rektor PTKIN berkumpul di Jakarta tadi malam (12/4) untuk menggelar rapat final penentuan kelolosan. Kepala Sekretariat SPAN-UM PTKIN 2022 Mukhsin Jamil mengatakan, proses seleksi dilakukan secara otomatis menggunakan aplikasi komputer. ”Semua data yang masuk di-ranking berdasar nilai rapor dan prestasi akademik lainnya,” ujar dia.
Proses tersebut dilakukan untuk menjamin transparansi. Mukhsin menegaskan, setiap siswa yang mendaftar SPAN-PTKIN sejatinya berprestasi seluruhnya. Sebab, mereka tidak bisa langsung mendaftar tanpa dilakukan input data terlebih dahulu oleh sekolahnya. Tetapi, harus ada yang gugur dalam seleksi karena keterbatasan kapasitas atau daya tampung.
Dengan demikian, setiap siswa tidak bisa asal-asalan mengklaim berprestasi dan berhak mendaftar SPAN-PTKIN. Tapi harus diawali input data oleh sekolah sebagai siswa yang layak atau eligible untuk mendaftar SPAN-PTKIN. Setelah itu, tiap-tiap siswa yang eligible menuntaskan proses pendaftaran SPAN-PTKIN sendiri-sendiri.
Mukhsin mengungkapkan, total ada 10.927 sekolah yang menginput data siswanya di sistem SPAN-PTKIN. ”Mayoritas dari sekolah. Karena jumlah sekolah sendiri lebih banyak ketimbang madrasah,” katanya.
Dominasi lulusan sekolah umum ketimbang madrasah, lanjut dia, tidak menjadi persoalan.
Hasil rekapitulasi panitia menyebutkan, total siswa yang eligible untuk mendaftar SPAN-PTKIN mencapai lebih dari 1,3 juta. Namun, hanya 172 ribuan siswa yang menuntaskan pendaftarannya. Sementara kuota yang tersedia untuk jalur masuk kuliah tanpa tes ini hanya 58.140 kursi.
Mukhsin menerangkan, peserta yang dinyatakan lolos diimbau segera melakukan daftar ulang di kampus yang dituju. Ketentuan teknis pendaftaran ulang nanti disampaikan masing-masing kampus. Bagi peserta yang tidak lolos masih ada kesempatan masuk PTKIN melalui ujian masuk (UM) yang berbasis tes.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
