
Petugas memeriksa kantung jenazah berisi potongan tubuh korban pesawat Sriwijaya Air PK-CLC yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Jakarta, Senin (11/1/2021). Temuan tersebut kemudian dibawa ke RS Polri untuk di identifikasi. Foto: Dery Ridw
JawaPos.com - Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau Basarnas, Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito menyampaikan, hingga hari keempat proses evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 berhasil mengumpulkan 139 kantong jenazah. Dia menyatakan, terdapat penambahan 65 kantong jenazah dalam pencarian di perairan Kepulauan Seribu.
"Dari Basarnas Special Group (BSG) dengan penyelamnya dan penyelam di bawah binaannya, Basarnas beserta dari potensi Polri, hari ini kita mendapatkan 65 kantong jenazah. Total menjadi 139 kantong jenazah yang sudah kita temukan," kata Bagus di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/1).
Baca juga: Black Box Sriwijaya Air SJ-182 yang Jatuh Akhirnya Ditemukan
Bagus menyampaikan, 139 kantong jenazah itu berisi bagian tubuh korban, baik awak maupun penumpang pesawat yang nantinya akan ditelaah oleh tim DVI Polri. Selain itu, tim SAR juga kembali mengumpulkan puing-puing pesawat jenis Boeing 737-500 tersebut.
"Hari ini kita menemukan 10 kantong, berisi serpihan puing pesawat, yang tadinya 16, sehingga total menjadi 26," ujar Bagus.
Baca juga: Operasi SAR Berlanjut Cari Korban dan Black Box CVR Sriwijaya Air
Bagus menegaskan, proses evakuasi pada hari kelima yang pada Rabu (13/1) besok, masih memfokuskan pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ-182. "Untuk rencana besok, kita masih fokuskan pada pencarian dan evakuasi korban, yang dilaksanakan bersama-sama oleh seluruh unsur SAR di bawah koordinasi Basarnas," beber Bagus.
Bagus juga menekankan terkait pencarian black box cockpit voice recorder (CVR). Terlebih pada Selasa (12/1) hari ini, flight data recorder (FDR) telah berhasil ditemukan.
"Tentunya terkait CVR, kami berkoordinasi, mendukung tugas dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)," tandas Bagus.
Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 14.40 WIB. Pesawat tersebut dinyatakan jatuh di perairan Kepulauan Seribu tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/Cl-pR8vBS2g

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
