Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Juni 2022 | 01.40 WIB

Kata Ustad Yusuf Mansur Jenazah Eril Mengeluarkan Aroma Wangi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istri, Atalia Praratya Kamil, saat menerima saat menerima ucapan belasungkawa atas kepergian anak sulung mereka Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, di Gedung Negara Pakuan Kota Bandung, Minggu (5/6). Humas Pemda Jabar - Image

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istri, Atalia Praratya Kamil, saat menerima saat menerima ucapan belasungkawa atas kepergian anak sulung mereka Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, di Gedung Negara Pakuan Kota Bandung, Minggu (5/6). Humas Pemda Jabar

JawaPos.com - Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz masih tetap utuh meskipun sudah sekitar 14 hari berada berada di sungai Aare, Swiss, yang memiliki suhu sangat dingin dan jarang fauna. Yang cukup mengejutkan, jasad lelaki yang akrab disapa Eril itu ternyata mengeluarkan aroma wangi daun eucalyptus.

Ustad Yusuf Mansur menyatakan dirinya percaya atas kesaksian yang disampaikan Ridwan Kamil tentang anak sulungnya yang beraroma wangi. Apalagi sesuai dalam ajaran Islam, orang yang meninggal tenggelam dinyatakan mati syahid.

"Dengan ayahnya bersaksi seperti itu, masak kita nggak percaya. Mudah-mudahan benar benar syahid dan menjadi syahid," doa ustad Yusuf Mansur saat berbincang dengan wartawan Sabtu (11/6).

Dia juga percaya atas kesaksian yang disampaikan Ridwan Kamil setelah ustad Yusuf Mansur menyaksikan sendiri ada orang yang meninggal dunia dalam kondisi sangat baik. Jasadnya ketika meninggal bahkan lebih baik daripada saat dia hidup di dunia.

"Memang ada orang yang dianugerahi oleh Allah kemulusan jasad, senyuman ketika sakaratul maut. Saya ada jamaah badannya jelek, tapi begitu meninggal bersih. Hebat kan ada orang orang seperti itu. Jangan sampai kita cakep pas begitu meninggal jadi jelek banget," katanya.

Lebih lanjut diungkapkan Yusuf Mansur, orang akan meninggal dunia sesuai dengan kebiasaannya ketika hidup. Dia pun mencontohkan, orang yang sukanya berkendaraan kemungkinan akan meninggal dunia saat berkendara.

"Kayak almarhum senang dengan air, eh meninggalnya di air," kata ayahanda Wirda Mansur ini.

Yusuf Mansur juga mengungkapkan, kemungkinan Allah menjaga Eril di sungai Aare dan menjadikannya meninggal dalam kondisi jasad mengeluarkan aroma wangi akibat kebaikan-kebaikan yang ditebarnya selama hidup di dunia.

"Kedua, mungkin juga karena almarhum senang nolongin orang. Sebelum hilang kan dia nggak langsung hilang, tapi nolongin adiknya, temannya, atau siapa gitu. Berarti kan dia punya punya kebiasaan nolongin orang, membantu orang," tuturnya.

Jenazah Eril diterbangkan dari Swiss ke Indonesia pada hari ini Sabtu (11/6) dan kemungkinan akan tiba di bandara Soekarno Hatta pada Minggu (12/6) sore. Setibanya di Jakarta, jenazah Er akan langsung dibawa ke Bandung Jawa Barat.

Rencananya prosesi pemakaman Eril akan dilaksanakan Senin (13) pagi di salah satu tempat di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ridwan Kamil rencananya akan membuatkan masjid khusus sebagai hadiah untuk sang putra di samping makam Eril. Nama masjidnya diambil dari nama Eril, Masjid Al Mumtadz.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore