
Ilustrasi: tim ACT sedang memeriksa kesehatan warga. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyebutkan seluruh pihak harus menjaga daerah kawasan terluar di Indonesia agar tidak ada klaim sepihak seperti yang dilakukan Tiongkok.
"Nggak ada salahnya semua elemen termasuk pemerintah (tegas) pada momentum Natuna ini. Ayo para pemuka agama, tokoh masyarakat, tokoh politik, pengusaha, semuanya, ayo semangat untuk membela bangsa ini, terutama kasus natuna ini," kata Presiden Global Islamic Philanthropy (GIP) Ahyudin di Menara 165, Jakarta, Jumat (10/1).
Ia menegaskan, permasalah Natuna bukan hanya persoalan pemerintah. Namun, juga permasalahan bangsa Indonesia.
"Jadi jangan anggap enteng (kasus Natuna), seolah-olah ini hanya tugas pemerintah saja, enggak, ini tugas kita semua. Jangan juga karena ini aromanya aroma pertempuran, jangan anggap ini hanya tugas TNI, engga ini semua adalah tugas kita," tuturnya.
Semangat masyarakat untuk tegas membela Natuna juga sangat dibutuhkan, termasuk para milenial.
"Klaim Tiongkok atas Natuna itu hal besar, serius, kita harus marah, besarnya semangat kita untuk membela itu harus didepan pemerintahan, jangan di belakang, kita tahu sekarang milenial ini masih kurang memantik emosinya untuk membela Natuna, justru malah yang banyak itu digaungi oleh orang-orang tua," tambahnya.
Upaya bela negara yang dilakukan ACT dalam kasus Natuna, yakni dengan mengirimkan bantuan logistik 1.000 ton pangan. Dengan begitu, masyarakat yang sebelumnya belum bisa untuk melaut kebutuhannya terpenuhi.
"Pertama, Kita kirimkan beras karena itu makanan pokok kita, yang kedua air mineral, yang ketiga kita ikut membawa uang cash dari donasi masyarakat untuk membeli yang dijual nelayan disana, kita jadikan komoditas ikan yang ditangkap (nelayan Natuna) menjadi komoditas bantuan untuk mereka," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
