
ILUSTRASI: Antrean kendaraan saat hendak keluar tol Jagorawi menuju jalur Puncak di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/8/2020). Sebelumnya jalur menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
JawaPos.com - Pascalibur panjang yang jatuh pada akhir Oktober, perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia relatif terkendali. Juru bicara satuan tugas (satgas) penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memgklaim, penanganan Covid-19 di Indonesia kini cukup stabil.
’’Perkembangan kasus nasional selama ini menunjukan bahwa kasus Covid ini relatif terkendali. Meskipun juga ada libur panjang dan kita sudah pengalaman dengan beberapa libur panjang,’’ kata Wiku dalam siaran daring BNPB, Senin (9/11).
Wiku menuturkan, pemerintah telah berpengalaman dalam mengendalikan kasus Covid-19 saat libur panjang. Mulai dari Idul Fitri, Idul Adha, Hari Kemerdekaan dan terakhir perayaan Maulid Nabi.
’’Memang ada peningkatan kasus cukup besar pada saat libur panjang bulan Agustus. Situasi terkendali setelah September dan kalau kita lihat secara nasional angka kasus aktif kita adalah 12,52 persen. Sedangkan di dunia ini kasus aktifnya adalah 26,79 persen, jadi kita lebih rendah, dan selisihnya 14,27 persen,’’ ungkap Wiku.
Wiku menuturkan, disiplin protokol kesehatan dinilai sangat efektif untuk menekan angka penularan Covid-19. Karenanya, kepatuhan penerapan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak harus dipatuhi oleh setiap masyarakat.
’’Itu artinya kemampuan nasional dan masyarakatnya bekerja sama dalam antisipasi kenaikan kasus terutama saat libur panjang sudah dapat berjalan dengan baik,’’ ujar Wiku.
Wiku pun mengklaim, angka kesembuhan atau negatif Covid-19 di Indonesia selalu mengalami kenaikan. Tercatat pada Senin (9/11) sebanyak 3.968 pasien sembuh dari Covid-19. ’’Trend itu adalah tren yang baik, dalam arti terkendali,’’ klaim Wiku.
Oleh karena itu, Wiku pun mengajak masyarakat patuh menerapkan protokol kesehatan dan melakukan pengetesan swab tes kepada masyarakat. Hal ini guna mencegah penyebaran Covid-19. ’’Kita harus betul-betul menerapkan karantina dan testing dengan baik, swab agar betul-betul tidak ada import case ke Indonesia,’’ tegas Wiku. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=BD0jB5iDidY

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
