
Tjahjo Kumolo di Istana Negara, Selasa (22/10). (Raka Denny/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa terdapat dua hal yang dibutuhkan oleh pemimpin saat ini. Terutama mereka yang bergerak di bidang pemerintahan.
“Dua hal tersebut adalah diperlukannya kepemimpinan yang inovatif dan kepemimpinan yang melayani,” jelas Tjahjo melalui keterangan tertulis, Jumat (10/7).
Kepemimpinan yang inovatif merupakan model kepemimpinan yang berpikir untuk melakukan terobosan dan berupaya menghadirkan masa depan di masa sekarang. Sedangkan, kepemimpinan melayani berasal dari sikap diri sendiri, di mana dapat menjadi yang terdepan dalam memberikan pelayanan.
Tjahjo mengatakan setidaknya ada sepuluh karakter yang dibutuhkan dalam kepemimpinan yang baik. Pertama, lebih banyak mendengar. Dengan mendengar, berarti pemimpin berusaha untuk mengenali serta memahami apa yang diinginkan oleh tim kerjanya, bahkan masyarakat.
Kedua, memahami orang lain dan berempati, dan ketiga adalah kemampuan untuk memprediksi segala kemungkinan yang timbul dengan cepat. Kemampuan memprediksi ini adalah dimana pemimpin tersebut belajar dari masa lalu, memahami realita saat ini, serta kemungkinan konsekuensi dari sebuah keputusan di masa depan.
Poin penting selanjutnya adalah pengendalian diri serta kemampuan persuasif. Dapat mengendalikan diri yang memperkuat pemimpin dalam melayani dan mampu persuasif adalah kemampuan untuk meyakinkan orang lain, bukan dengan kewenangan atau kedudukan yang dimilikinya. Mempunyai kemampuan dalam konsep dan mampu mengkomunikasikan konsep tersebut menjadi poin keenam, di mana ini menjadi poin penting untuk memiliki impian besar dalam menghasilkan sesuatu.
"Kemudian, kemampuan untuk mengatasi keadaan dengan cepat, sehingga dapat menggerakkan orang banyak. Poin selanjutnya adalah kemampuan untuk memegang amanah yang ditunjukkan dengan komitmen dalam melayani orang lain, serta selalu terbuka dan jujur," terang dia.
Dua poin terakhir adalah kepedulian terhadap keselamatan masyarakat luas dan kemampuan untuk membentuk lingkungan kerja yang kondusif. Kemampuan ini akan menciptakan rasa saling percaya yang berujung pada kerja sama yang cerdas dalam tim kerja.
“Sepuluh karakter ini kami saring dari arahan Presiden Joko Widodo. Sehingga pemimpin di pemerintahan cepat mengambil keputusan, cepat mengatasi birokrasi yang ada, mempercepat proses perizinan dan pertumbuhan investasi di pusat daerah, serta kecepatan untuk melayani masyarakat,” papar Tjahjo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
