
Photo
JawaPos.com - Kepatuhan masyarakat memakai masker efektif dalam mencegah penularan Covid-19 di mana sejak awal Januari 2022 Indonesia menghadapi gelombang Omicron. Selain penduduk sudah kebal dengan vaksin dosis 1 dan 2 serta booster, masker terbukti efektif. Dalam sehari, per Jumat (8/4) angka kasus positif harian cenderung rendah yakni bertambah 1.755 orang.
Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan setiap individu harus bertanggung jawab kepada diri sendiri dan orang sekitar. Dengan konsisten memakai masker yang benar. Hal ini, adalah cara paling mudah dilakukan dengan dampak paling signifikan mencegah penularan.
"Penerapannya harus dilakukan setiap beraktivitas, seperti pergi berbelanja, mengunjungi kerabat, menghadiri kegiatan, maupun beribadah di masjid," katanya secara virtual baru-baru ini.
Hasil Survei Kepatuhan Pakai Masker
Melihat data hasil monitoring protokol kesehatan pada kepatuhan memakai masker, saat ini menunjukkan dari 1,4 juta orang dipantau, kepatuhannya sudah baik. Meski angka 1,4 juta baru mewakili sekitar 1 persen dari total penduduk Indonesia, kata Prof Wiku, tentunya angkanya harus terus ditingkatkan sehingga kedisiplinan protokol kesehatan masyarakat terus meningkat dan aktivitas aman dari Covid-19. "Saya mengapresiasi seluruh masyarakat yang turut berpartisipasi dalam menekan angka kasus nasional hingga serendah-rendahnya, dengan disiplin memakai masker," lanjut Prof Wiku.
Kasus Aktif dan Positif Harian Terus Turun
Perkembangan penanganan pandemi Covid-19 per 8 April 2022 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah 3.442 orang. Sehingga angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,7 juta orang sembuh atau tepatnya 5.798.044 orang.
Sejalan itu, kasus aktif atau pasien positif yang membutuhkan perawatan medis, berkurang 1.734 kasus. Kini kumulatif kasus aktif sisa 76.568 kasus.
Lalu, pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah 1.755 kasus. Sehingga angka kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 6.030.168 kasus. Terdapat 5 provinsi dengan angka positif harian tertinggi. Di antaranya DKI Jakarta 592 kasus, Jawa Barat 334 kasus, Banten 157 kasus.
Sementara positivity rate (NAAT dan Antigen) orang harian di angka 2,07 persen dan positivity rate orang mingguan (27 Maret-2 April 2022) di angka 3,88 persen. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. (*)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
