Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 April 2022 | 18.16 WIB

Faldo Maldini: Teguran Jokowi ke Para Minta Minta Agar Bekerja Optimal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Image

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

JawaPos.com - Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini angkat bicara terkait pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta para menteri untuk tidak lagi menggaungkan isu penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden. Menurut Faldo, Presiden Jokowi ingin jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju fokus bekerja dalam sisa masa Pemerintahannya.

"Semuanya sudah kerja baik, namun tentu ada yang perlu ditingkatkan. Presiden Jokowi kan memang pemimpin yang work holic. Melihat sesuatu yang harus dikerjakan, ya harus selesai. Itu dorongan buat pembantu-pembantu Presiden," kata Faldo dikonfirmasi, Kamis (7/4).

Faldo enggan menanggapi pernyataan Jokowi tersebut mengarah pada reshuffle kabinet. Bahkan, publik dinilai sudah terlalu jauh dalam menyimpulkan isu reshuffle kabinet.

"Kalau dikaitkan dengan reshuffle, jangankan Presiden negur menteri, soal hari saja orang udah kait-kaitkan dengan reshuffle. Tiap mau Rabu PON, teman-teman media langsung tanya reshuffle. Saya pun kadang tidak paham kapan Rabu PON. Saya tidak punya kalender Jawa," cetus Faldo.

Menurut Faldo, reshuffle atau perombakan kabinet hanya Presiden Jokosi yang tahu waktu tepatnya. Namun, ada atau tidak reshuffle kabinet, diyakini tim kabinet saat ini sudah bekerja dengan baik.

"Namun tim yang sudah ada saat ini sudah bekerja dengan optimal, meskipun perlu terus evaluasi dan peningkatan. Evaluasi sudah rutin dilakukan, ada yang sudah baik dibuat lebih baik lagi, yang lemah diperkuat, yang lambat dipercepat," tegas Faldo.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta para menteri tidak lagi menggaungkan isu penundaan Pemilu maupun perpanjangan masa jabatan Presiden. Dia mengimbau para pembantunya berhenti menimbulkan polemik dan fokus bekerja.

"Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan mengenai penundaan, urusan perpanjangan," ucap Jokowi dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden.

Kepala negara meminta para menterinya untuk tidak menimbulkan polemik di publik terkait isu penundaan Pemilu. Menurut Jokowi, masyarakat kini tengah sulit menghadapi kenaikan harga bahan pokok.

"Fokus pada bekerja dalam penanganan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi," ujar Jokowi menandaskan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore