Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Juni 2023 | 19.44 WIB

Pesantren Al Zaytun Didemo Ribuan Orang, Panji Gumilang: Ini Aset Negara

Pimpina Pondok Pesantren Al zaytun Panji Gumilang yang kerap menuai Kontroversial.

JawaPos.com -  Pondok pesantren (Ponoes) Mahad Al-Zaytun digeruduk oleh ribuan pendemo, Kamis (15/6). Massa yang mengatasnamakan Forum Indramayu Menggugat (FIM) itu pun mendesak agar pesantren yang ada di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu tersebut ditutup.

Dalam surat edaran yang diterima JawaPos.com, disebutkan massa FIM yang akan mendemo diperkirakan mencapai 3000 orang. Namun, dengan adanya rencana aksi unjuk rasa itu, pihak Ponpes Mahad Al-Zaytun dikabarkan telah menyampaikan surat pemberitahuan ke Polres Indramayu.

Namun, seperti tak ingin kalah jumlah, dalam surat pemberitahuan itu, pihak Al-Zaytun disebutkan akan menyambut para demonstran dengan mengerahkan massa sekitar 10 ribu orang.

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar menyatakan, pihaknya akan melakukan pengamanan. Dia pun mengimbau para demonstran dalam menyampaikan pendapat di muka umum untuk menaati aturan hukum yang berlaku.

"Kami dari Polres Indramayu sudah mempersiapkan dengan baik untuk mengamankan kegiatan tersebut. Sampai saat ini kita update terus perkembangannya. Untuk personel kita siapkan," kata Fahri.

pantauan di lapangan, nampak dua baris kawat berduri sudah dibentangkan untuk mengamankan gerbang pesantren yang dipimpin oleh sosok kontroversial Panji Gumilang itu. Ribuan orang pendukung Ma’had Al-Zaytun yang disebut dari kalangan santri dan ustad juga pekerja di pesantrren itu pun ikut berjaga di gerbang. 

Sementara itu, di sela-sela proses pengamanan aksi unjuk rasa yang langsung dipimpin oleh Kapolres Indramayu itu, nampak Pimpinan Ma'had Al-Zaytun Panji Gumilang yang keluar dari dalam pesantren menuju barisan kawat berduri. 

Sembari diikuti massa pendukungnya, Panji meminta agar polisi lebih mengamankan pihak unjuk rasa. Bahkan, pengerahan massa di depan gerbang dilakukan bukan untuk anarkis. Ia bahkan meminta polisi untuk tidak perlu mengamankan pesantrennya.

"Polisi jangan amankan kami, amankan mereka, kami sudah aman, amankan mereka (pendemo). Di sini aman, orang baik-baik di sini, Pancasilais, Nasionalis. Ini aset negara," kata-kata Panji Gumilang. 

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore