Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Juni 2023 | 01.41 WIB

Indonesia Punya Banyak Tenaga Kerja Muda, Pemerintah Dorong Peningkatan Kualitas SDM Melalui Pendidikan Vokasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di kantor Kemenko Perekonomian, Senin (12/6). - Image

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di kantor Kemenko Perekonomian, Senin (12/6).

JawaPos.com- Pemerintah memastikan akan memanfaatkan bonus demografi. Karena itu, akan terus mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi.

Hal tersebut dilakukan dengan mendorong peningkatan materi praktek dalam kurikulum vokasi melalui program magang. Namun, program magang di dalam negeri sementara ini masih terkendala dengan keterbatasan tempat magang, baik dalam jumlah maupun kesesuaian dengan kebutuhan tempat magang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, terdapat banyak negara yang memasuki periode aging population, sehingga meningkatkan kebutuhan tenaga kerja muda dari luar negeri. Salah satunya yakni Hungaria dengan jumlah penduduk lanjut usia mencapai 20 persen populasi.

"Program ini menjadi salah satu prototyping yang akan terus dimonitor. Artinya Pemerintah akan monitor keberhasilan adik-adik mahasiswa di Hungaria," kata Airlangga di kantor Kemenko Perekonomian, Senin (12/6).

"Tentu kami akan monitor setelah pulang juga. Karena setelah pulang akan juga memperkuat industri di dalam negeri dan adik-adik akan mendapatkan semangat dan etos kerja di Hungaria, salah satu negara yang maju dari segi industrinya," sambungnya.

Airlangga menjelaskan, para peserta magang akan mendapatkan transfer kredit sebesar 20 SKS setiap semester sesuai standar magang yang direkomendasikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berdasarkan usulan KADIN Indonesia. 

Selain itu, peserta magang juga akan mendapatkan uang saku dan fasilitas seperti akomodasi dan asuransi sesuai standar negara tujuan. Ia menyebut, program ini telah dimulai sejak 2022 dan telah mengirimkan 616 mahasiswa yang berasal dari 60 Politeknik di seluruh Indonesia untuk mengikuti pemagangan pada 32 industri di Hungaria. 

Saat ini, lanjut Airlangga, masih ada sekitar 800 mahasiswa lainnya yang sedang dalam proses persiapan pemberangkatan. Ke depannya, Pemerintah juga akan terus mendorong

agar program tersebut dapat dikembangkan ke negara industri maju lainnya.

Airlangga merasa bangga kepada para peserta magang yang berkesempatan untuk meningkatkan keahlian di luar negeri dan sekaligus berharap agar para peserta magang dapat menimba ilmu sebanyak mungkin untuk kemudian mengaplikasikannya secara optimal saat kembali ke tanah air.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore