Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Mei 2018 | 21.34 WIB

Disebut Ulama Murtad, Bachtiar Nasir: Basi Banget!

Label ulama murtad yang diberikan ISIS pada Ustad Bachtiar Nasir (UBN) langsung direspon oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212. - Image

Label ulama murtad yang diberikan ISIS pada Ustad Bachtiar Nasir (UBN) langsung direspon oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212.


JawaPos.com - Buletin yang dimiliki ISIS yakni Al Fatihin ‎menyebut Ustaz Bachtiar Nasir sebagai ulama murtad. Menanggapi hal itu, Bachtiar Nasir enggan untuk mempersoalkan apa yang disebut oleh buletin ISIS bahwa dirinya sebagai ulama murtad.


"Basi banget, basi jadi saya enggak perlu nanggapi," ujar Bachtiar Nair saat dihubungi, Sabtu (19/5).


Bachtiar juga tidak mengetahui kenapa dirinya bisa disebut oleh buletin ISIS itu sebagai ulama murtad. Bahkan sejak buletin dikeluarkan dirinya belum membacanya. "Saya enggak baca, dan enggak tahu ini apa," pungkasnya.


‎Sebelumnya, setelah serangkaian aksi teror yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, ISIS mengeluarkan buletin Al Fatihin edisi ke-10. Buletin berbahasa Indonesia itu tersebar dalam bentuk digital dalam pesan WhatsApp sejak Senin (14/5).


Dalam edisi tersebut, ISIS mengklaim serangan aksi teror di Indonesia adalah aksi jihad melawan pemerintah yang tidak menerapkan hukum Islam atau dicap toghut.


Dari informasi dihimpun, buletin Al Fatihin telah terbit sejak Juni 2016. Isinya memberitakan soal sejumlah serangan perjuangan ISIS di sejumlah negara Timur Tengah, Eropa, dan Asia. Buletin tersebut dikabarkan tersebar di kalangan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Indonesia.


Al Fatihin edisi ke-10 menyebut kerusuhan di Mako Brimob Depok Kelapa Dua sebagai aksi pembebasan para anggota ISIS dari belenggu toghut. Kemudian pada halaman sebelas, buletin itu memuat foto Ustad Bachtiar Nasir (UBN). Mantan Ketua GNPF MUI itu dianggap sebagai ulama murtad di Indonesia.


"Ulama murtad menangisi orang-orang kafir yang binasa," tulis redaksi Al Fatihin di bawah foto UBN.


Lalu dijelaskan pula bahwa ulama murtad adalah mereka yang menyeru umat kepada pintu jahanam dan merusak kaum muslimin. Hal itu dikait-kaitkan lagi dengan foto UBN.


"Mereka telah membuat kedustaan di dalam agama serta memfitnah para pengemban jihad dan kaum salihin. Mereka merupakan target serangan yang syar’i. Mereka tidak memiliki perjanjian atau keselamatan, dan harus diperangi," tulis isi buletin tersebut.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore