
Penerbangan Jogja-Balikpapan yang lebih efisien, Super Air Jet. (Dok. Ramada Kusuma/ Radar Banyuwangi)
JawaPos.com-Lion Air Group buka suara terkait keterlambatan keberangkatan lebih dari lima jam yang dialami penumpang Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU-742 rute Jakarta–Bali pada Jumat (13/2). Maskapai tersebut menyampaikan permohonan maaf.
"Super Air Jet menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para tamu terkait keterlambatan keberangkatan penerbangan IU-742 rute Jakarta menuju Bali," ujar Corporate Communication Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya, Minggu (15/2).
Ia menjelaskan, penundaan terjadi karena armada yang dijadwalkan melayani penerbangan tersebut harus menjalani pemeriksaan teknis tambahan di luar jadwal. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari prosedur standar operasional yang wajib ditempuh demi menjamin aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.
Proses pengerjaan yang memerlukan waktu serta tidak bisa dilakukan secara cepat turut memengaruhi jadwal rotasi pesawat selanjutnya.
"Sebagai bentuk perhatian, kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku telah dijalankan dan diberikan kepada para tamu. Kami juga terus menyampaikan perkembangan informasi selama proses penanganan berlangsung," jelas Danang.
Meski demikian, pihak maskapai menegaskan bahwa faktor keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional penerbangan. "Keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas utama kami," ucapnya.
Di sisi lain, keterlambatan penerbangan pada Lion Air Group ramai diperbincangkan di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @dasadlatif1212.
Dia pun membubuhkan koreksi untuk Lion Group. Sebab, tanpa alasan yang jelas, penerbangannya tertunda berjam-jam.
“Penerbangan saya tertunda berjam-jam, tanpa alasan jelas, dan sering mengalami ini. Apakah anda pernah mengalami hal serupa oleh perusahaan penerbangan Lion Group?. Konsumen sering ditelantarkan hanya dengan kompensasi kalimat ‘mohon maaf atas keterlambatan ini’,” tukas dia. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
