
Pemindahan warga binaan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jateng, dilakukan secara ketat. (Ditjenpas Kementerian Imipas)
JawaPos.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) sudah memindahkan lebih dari 2 ribu warga binaan high risk ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng).
Sejauh ini, sudah ada 2.189 warga binaan high risk yang dibawa ke lapas dengan pengamanan ekstra tersebut.
Menurut Dirjenpas Mashudi, itu merupakan salah satu bentuk keseriusan instansinya dalam membersihkan lingkungan pemasyarakatan dari peredaran gelap narkotika.
”Zero Narkoba adalah harga mati seperti yang disampaikan bapak menteri Imipas, dan jajaran pemasyarakatan wajib menjadikannya pedoman yang harus dijalankan. Pemindahan warga binaan high risk ke Nusakambangan adalah salah satu langkah strategis untuk mewujudkannya,” kata dia pada Sabtu (7/2).
Menurut Mashudi, penempatan warga binaan high risk di Lapas Super Maximum dan Maximum Security di Nusakambangan bukan hanya sekedar tindakan represif.
Melainkan juga rehabilitatif. Dia ingin pemindahan itu menghasilkan dua hal penting dalam pemasyarakatan.
”Yang pertama agar lapas rutan yang ditempati sebelumnya dapat seoptimal mungkin bersih dari narkoba, HP, dan gangguan kamtib. Tujuan yang kedua adalah agar warga binaan high risk yang dipindahkan dapat terjadi perubahan perilaku yang lebih baik,” jelasnya.
Menurut dia, hal itu sangat mungkin terjadi karena di Nusakambangan warga binaan mendapat pembinaan dan pengamanan ekstra.
Dia mengungkapkan bahwa setelah enam bulan, warga binaan tersebut akan melalui assesment untuk melihat tingkat perubahan perilaku.
Dalam rentang waktu satu pekan belakangan, pihaknya sudah memindahkan 241 warga binaan dari Jateng dan Jakarta yang dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.
Mereka ditempatkan di Lapas Narkotika, Lapas Karang Anyar, Lapas Pasir Putih, Lapas Ngaseman, dan Lapas Gladakan di Nusakambangan.
Proses pemindahan warga binaan high risk ke Nusakambangan dilakukan dengan pengawalan ketat dari Direktorat Pengamanan Intelijen, Direktorat Kepatuhan Internal, Jajaran Wilayah Ditjenpas Jateng dan Jakarta. Ditjenpas Kementerian Imipas juga melibatkan polisi dari Jateng dan Jakarta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
