
Babinsa di Tapanuli Tengah, Sumut, mengevakuasi warga yang terjebak banjir susulan pada Jumat (2/1). (TNI AD)
JawaPos.com - Curah hujan tinggi di lokasi terdampak bencana alam Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), menyebabkan banjir susulan pada Jumat (2/1).
Akibatnya puluhan warga terjebak. Untuk mengevakuasi warga, TNI AD mengerahkan prajurit dari Kodim 0211/Tapanuli Tengah yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal).
Banjir susulan yang mengharuskan evakuasi itu terjadi di Kecamatan Tukka. Persisnya di sekitar aliran Sungai Aek Harse.
Banjir susulan terjadi saat warga dari sejumlah desa hendak menyeberang menuju lokasi pengungsian. Air yang muncul tiba-tiba sempat mengagetkan warga. Namun, mereka berhasil dievakuasi dengan selamat.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Infantri Asrul Kurniawan Harahap menyampaikan bahwa evakuasi warga dilakukan oleh Babinsa Koramil 03/Pandan bersama personel gabungan dan perangkat desa.
Warga yang menjadi korban berasal dari Desa Saur Manggita, Desa Kalangan II, Lingkungan V Siantar Gunung, serta Kelurahan Hutanabolon.
”Total sebanyak 46 warga berhasil dievakuasi dari lokasi rawan banjir,” ungkap Asrul.
Perwira menengah TNI AD dengan tiga kembang di pundak itu mengungkapkan bahwa proses evakuasi dilaksanakan secara terpadu.
Para prajurit pn mengutamakan faktor keselamatan, mengingat arus sungai cukup kencang. Kondisi itu terjadi akibat hujan yang terus mengguyur daerah terdampak bencana alam di Sumut tersebut.
”Seluruh warga berhasil dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan diarahkan menuju posko pengungsian di wilayah Hutanabolon, tanpa adanya korban jiwa,” imbuhnya.
Selain mengevakuasi warga, babinsa juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak beraktivitas di kawasan rawan banjir yang sudah ditetapkan sebagai zona merah.
Warga diminta mematuhi arahan pemerintah daerah serta menempati hunian sementara (huntara) demi menghindari risiko akibat bencana susulan.
”Keterlibatan TNI dalam penanganan bencana merupakan bentuk komitmen untuk melindungi dan membantu masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan dampak bencana,” jelasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
