
Proses instalasi tiang listrik di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu (3/12). Hingga Rabu (3/12), Jumlah korban meninggal dan hilang imbas bencana Sumatera capai 1.233 orang. (BNPB)
JawaPos.com - Angka korban meninggal dunia dan korban hilang pasca bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) kini sudah menyentuh angka 1.233 orang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan hal itu saat menyampaikan perkembangan penanggulangan bencana di 3 provinsi tersebut pada Rabu (3/12).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan hal itu dalam konferensi pers yang disiarkan secara dalam jaringan (daring).
Dia mengungkapkan bahwa data korban meninggal dunia dan korban hilang sampai malam ini sudah lebih dari seribu orang. Rinciannya sebanyak 770 korban meninggal dunia dan 463 korban hilang.
”Secara total korban meninggal yang sudah tervalidasi dan terverifikasi itu 770 jiwa dan korban hilang yang masih dalam pencarian 463 jiwa,” ungkap dia.
Rinciannya, jumlah korban meninggal dunia di Aceh sebanyak 277 orang, kemudian korban hilang dan masih dalam pencarian 193 orang.
Di Sumut, korban meninggal dunia sebanyak 299 orang dan korban hilang 159 orang. Sementara di Sumbar korban meninggal dunia 194 orang dan korban yang masih hilang 111 orang.
Tidak hanya korban jiwa dan korban hilang, laporan terbaru dalam Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Provinsi Aceh, Sumut, dan Sumbar mencatat 2,6 ribu korban luka; 3,2 juta jiwa terdampak, dan lebih dari 746,2 ribu korban kini masih berada di lokasi pengungsian.
”Pencarian dan pertolongan korban, secara total kita masih ada sekitar 463 korban yang hilang. Saat ini tim Basarnas beserta Tim Gabungan TNI-Polri dan relawan masih terus melakukan upaya pencarian,” jelasnya.
Kemudian, lanjut dia, adalah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Dia mengakui tugas itu menjadi salah satu tantangan terbesar lantaran masih ada beberapa kendala di lapangan seperti keterbatasan akses.
Pemulihan sektor transportasi juga menjadi salah satu prioritas. BNPB sudah mendapat arahan dari presiden, yakni penanggulangan bencana di 3 provinsi itu menjadi prioritas nasional.
”Sesuai yang disampaikan oleh presiden bahwa penanganan bencana di 3 provinsi ini merupakan prioritas nasional,” imbuhnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
