
Ilustrasi hujan deras. Andreas Fitri Atmoko/Antara
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang melanda seluruh wilayah di Provinsi Jawa Timur selama 6 - 12 November 2025.
Kepala BMKG Juanda Taufiq Hermawan mengatakan cuaca ekstrem ini bisa memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.
"Saat ini hampir seluruh wilayah Jatim telah memasuki musim hujan. Dalam sepekan ke depan, diperkirakan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat," tutur Taufiq, Jumat (7/11).
Potensi ini terjadi karena adanya gangguan gelombang atmosfer Rossby dan Low Frequency yang saat ini melintasi wilayah Jawa Timur. Kemudian dipengaruhi juga dengan pola belokan angin di wilayah Jawa Timur.
"Suhu muka laut yang masih cukup hangat di sekitar Selat Madura turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” imbuhnya.
Adapun 38 kabupaten/kota di Jatim yang harus waspada terhadap cuaca ekstrem, di antaranya Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Pamekasan, Kota Malang.
Kemudian Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Bondowoso, Kota Pasuruan, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Jombang, Kabupaten Probolinggo, Kota Kediri, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Gresik, Kota Batu, Kabupaten Blitar.
Kabupaten Magetan, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Kabupaten Jember, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Kediri, Kota Probolinggo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Sampang.
Kabupaten Mojokerto, Kota Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten Ponorogo, Kota Mojokerto, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Tuban, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Pasuruan
BMKG Juanda mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca mendadak dan potensi cuaca ekstrem, berupa hujan lebat disertai petir hingga angin kencang selama sepekan ke depan.
“Selain itu, masyarakat juga diimbau aktif memantau kondisi cuaca terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI serta informasi peringatan dini yang disampaikan BMKG sebelum beraktivitas," pungkas Taufiq. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
