
Mantan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kanan) menjadi pembicara dalam workshop Gocek Pajak, Sabtu (27/9). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok blak-blakan mengungkap alasan Pertamina kalah dengan perusahaan minyak nasional milik Negeri Jiran Malaysia, Petronas.
Diketahui, saat ini masyarakat tengah membanding-bandingkan antara Pertamina dengan Petronas. Pasalnya, perusahaan asal Malaysia itu bisa menjual BBM dengan harga jauh lebih murah ketimbang Pertamina.
Ahok mengatakan, Pertamina merupakan perusahaan besar di Indonesia. Namun sayang, perusahaan plat merah itu minim dalam hal melakukan eksplorasi dalam jumlah yang besar.
Padahal, eksplorasi dapat membantu dalam menemukan cadangan minyak baru yang nantinya bisa menjadi ladang produksi minyak.
"Tidak ada yang mau melakukan pengeboran eksplorasi ke depan," ujar Ahok dalam sesi tanya jawab workshop Gocek Pajak, Sabtu (27/9).
Sementara itu, kata Ahok, Petronas terus melakukan ekspansi dengan membuka kilang baru maupun akusisi di luar negeri.
"Beda dengan Petronas, mereka banyak melakukan akusisi maupun eksplorasi di luar negeri. Jadi setelah puluhan tahun, dia dapat," jelasnya.
Ahok pun mengibaratkan Pertamina dengan kepemilikan sumur air. Untuk menaikkan produksi air, pemilik hanya melakukan penambahan pompa di lokasi sumur berada.
"Kalau kita punya sumur, anda pasangin pompa, (air) naik. Terus ketika anda mau naikin produksi, gimana caranya, ya gampag, tambah pompanya," katanya.
Namun, jika penambahan pompa diterus dilakulan tanpa mempertimbangkan kapasitas sumur, hasil yang didapat pun tidak maksimal.
"Tapi pertanyaannya jika sumur anda cuma bisa satu pompa tapi ditambah 3 pompa, kira-kira tanahnya kesedot gak ya? Yang disedotin air apa tanah kira-kira? Nah itu yang terjadi di Pertamina puluhan tahun," ungkapnya.
Menurut Ahok, eksplorasi tidak dilakukan lantaran pejabat Pertamina takut disalahkan jika pengeboran berujung kegagalan. Padahal, dalam eksplorasi, kegagalan seharusnya dipandang sebagai hal yang wajar.
"Kalau kamu ngebor, namanya eksplorasi itu bisa gagal. Kerja di BUMN itu kadang-kadang, kalau gagal gue yang kena, tapi kalau berhasil gak ada yang terima kasih," imbuh Ahok.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Valencia vs Real Betis di Liga Spanyol: Tuan Rumah Kesulitan Menang!
Prediksi Skor Malaga vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Super Depor Bisa Curi Poin
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs NEC Nijmegen di Kualifikasi Liga Champions: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Sabah vs Hapoel Be'er Sheva di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor LASK Linz vs Celtic di Kualifikasi Liga Champions: Kans Berakhir Imbang!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Racing Santander di Liga Spanyol 2026/2027: Azulones Rawan Kecolongan!
Prediksi Skor Bologna vs Lazio di Liga Italia 2026/2027: Misi Sulit Gattuso Bersama Biancocelesti
