Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 03.57 WIB

Sejumlah Tokoh Agama Bersaing Jadi Komisioner Baznas: Dari Mantan Wakil Menteri Agama sampai Beberapa Incumbent,

Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rohmad di Jakarta (17/9). (Kemenag)

JawaPos.com-Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Komisioner atau Anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sudah menetapkan 141 nama yang lolos seleksi administrasi. Banyak nama-nama besar yang muncul. Mereka bersaing untuk ikut mengelola zakat di Indonesia yang potensinya mencapai ratusan triliun per tahun.

Sejumlah sosok populer yang muncul dalam daftar nama-nama itu adalah Zainut Tauhid Saadi. Dia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Agama (Wamenag) mendampingi Menag Yaqut Cholil Qoumas. Zainut saat ini menjadi Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI mendampingi Ma'ruf Amin.

Selain itu juga ada nama-nama petahana atau incumbent komisioner Baznas yang kembali mendaftar. Diantaranya adalah Noor Achmad selaku Ketua Baznas saat ini. Kemudian juga ada anggota Baznas bidang distribusi Saidah Sakwan.

Nama-nama yang lolos dalam seleksi administrasi itu, berhak maju ke tahap seleksi kompetensi. Ketua Tim Seleksi sekaligus Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad mengatakan, proses seleksi dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan sesuai regulasi. Menurutnya, seleksi itu merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan zakat di Indonesia berada di tangan orang-orang yang kredibel, profesional, dan amanah.

“Seleksi anggota Baznas ini penting karena lembaga ini memegang peran besar dalam mengelola potensi zakat nasional yang jumlahnya mencapai ratusan triliun rupiah," katanya (17/9). Tim Panselnas ingin memastikan hanya figur yang layak dan berintegritas yang dapat duduk di kepengurusan Baznas pusat.

Dia menambahkan, calon komisioner atau anggota Baznas yang lulus berasal dari berbagai unsur. Seperti tokoh masyarakat Islam, ulama, hingga tenaga profesional. Keterwakilan ini dinilai penting agar Baznas ke depan memiliki perspektif yang lengkap dalam pengelolaan zakat, baik aspek syariah maupun manajerial.

“Kita ingin Baznas tidak hanya kuat secara syariah," tegasnya. Tetapi juga mampu mengelola zakat dengan pendekatan modern, transparan, dan berdampak nyata bagi umat.

Tahap berikutnya, para peserta akan mengikuti seleksi kompetensi yang meliputi Tes Pengetahuan Dasar (TPD) dan penulisan makalah. Agenda ini akan digelar pada Jumat, 19 September 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Tes Pengetahuan Dasar itu akan mengukur wawasan peserta terkait zakat, regulasi, serta isu-isu strategis umat. Sementara penulisan makalah akan menguji kemampuan analisis, mengukur wawasan moderasi beragama, wawasan kebangsaan. Serta gagasan peserta dalam mengembangkan peran Baznas di masa mendatang. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore