
Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno dalam diskusi bertajuk
JawaPos.com - Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberhentikan Dito Ariotedjo dari jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Menurutnya, keputusan itu tepat karena Dito dianggap telah membuat gaduh dunia olahraga nasional.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberhentikan Menpora RI Sdr. Dito Ariotedjo,” kata Oegroseno dalam unggahan media sosial Instagram, Rabu (10/9).
Oegroseno menilai, selama menjabat Dito justru menciptakan ketidakharmonisan dalam pembinaan prestasi atlet di berbagai cabang olahraga.
Hal ini dipicu oleh kebijakan yang dinilainya tidak berpihak pada kepentingan dunia olahraga, khususnya atlet yang berjuang mengharumkan nama bangsa.
Salah satu kebijakan yang menjadi sorotan dengan terbitnya Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) RI Nomor 14 Tahun 2024 tanggal 18 Oktober 2024, atau hanya dua hari sebelum pelantikan Kabinet Merah Putih. Ia menyebut aturan tersebut telah merugikan olahraga di Indonesia.
"Merugikan masyarakat olahraga Indonesia," tegasnya.
Namun, hingga kini Presiden Prabowo Subianto belum melantik Menpora baru setelah pemecatan Dito Ariotedjo, pada Senin (8/9). Sejumlah nama digadang-gadang masuk bursa Menpora, di antaranya Raffi Ahmad, Puteri Anetta Komarudin, hingga Moreno Soeprapto.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, calon Menpora baru sudah ditetapkan oleh Presiden.
Namun, karena alasan teknis, prosesi pelantikan tidak dapat dilakukan bersamaan dengan menteri lainnya.
“Berkenaan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, pengganti Menteri Pemuda dan Olahraga kebetulan posisi sedang di luar kota,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9).
Ia menjelaskan, calon Menpora tersebut tidak bisa mengikuti pelantikan yang digelar sore ini di Istana Negara. Karena itu, pemerintah akan menjadwalkan ulang agar prosesi pelantikan berjalan sesuai ketentuan.
“Sehingga tidak bisa mengikuti pelantikan pada sore ini. Akan dijadwalkan lagi di prosesi pelantikan berikutnya,” pungkasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
