Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Agustus 2025 | 23.14 WIB

Kakorlantas Irjen Agus sebut Tanggulangi Kecelakaan Lintas Tanggung Jawab Bersama

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Polri) - Image

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Polri)

JawaPos.com - Angka kecelakaan lalu lintas masih tinggi. Bahkan menjadi salah satu penyumbang angka kematian tertinggi. Polri kerap kali menjadi kambing hitam dalam tingginya angka kecelakaan, padahal tanggung jawab itu tidak hanya menjadi beban Korps Bhayangkara.

Penanggulangan kecelakaan merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan melalui Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RUNK LLAJ). RUNK hadir dengan pendekatan terintegrasi melalui lima pilar utama.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, keselamatan lalu lintas tidak bisa dikerjakan oleh satu institusi saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah, kepolisian, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat sipil.

Para pemangku kepentingan ini perlu manajemen keselamatan jalan, seluruh pihak duduk bersama menyusun strategi komprehensif, mulai dari perencanaan, pengawasan, hingga evaluasi.

“Setiap pemangku kepentingan memiliki peran. Polisi memang berada di garda depan penegakan hukum, tetapi kualitas jalan, standar kendaraan, hingga layanan kesehatan darurat sama pentingnya. Mari kita bersama-sama membangun budaya tertib dan selamat di jalan,” ujar Agus, Rabu (27/8).

Banyak kecelakaan terjadi karena kondisi jalan yang kurang mendukung keselamatan. Oleh karena itu perlu perbaikan kualitas infrastruktur jalan, penyediaan rambu dan perlengkapan jalan, serta pembangunan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) dan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) untuk melindungi pelajar.

Teknologi kendaraan menjadi faktor penting dalam mencegah sekaligus meminimalkan dampak kecelakaan. Standar keselamatan kendaraan, baik aktif misalnya sistem rem ABS, sabuk pengaman, maupun pasif seperti airbag, rangka pelindung terus dikembangkan dan diwajibkan agar setiap kendaraan layak digunakan di jalan.

Menurut Agus, faktor manusia masih menjadi penyebab dominan kecelakaan. Karena itu, penegakan hukum lalu lintas, pendidikan keselamatan, serta kampanye kesadaran publik terus digalakan. Masyarakat diharapkan semakin disiplin, patuh aturan, dan mengutamakan keselamatan diri serta orang lain saat berkendara.

Ketika kecelakaan terjadi, kecepatan dan ketepatan penanganan sangat menentukan keselamatan korban. RUNK mendorong peningkatan respons darurat, penguatan sistem gawat darurat terpadu, hingga rehabilitasi jangka panjang bagi para penyintas atau mereka yang selamat dari kecelakaan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore