
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com-Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menegaskan bahwa dukungan PDIP terhadap pemerintahan Prabowo Subianto tak berarti akan ada reshuffle menteri kabinet.
Menurut dia, bentuk kerja sama politik tidak harus selalu diwujudkan dalam bentuk masuknya kader ke dalam jajaran menteri.
"Kalau Pak Prabowo pengennya merangkul semua, apalagi ada kesamaan visi, saya kira itu sangat bagus. Tapi soal apakah masuk kabinet atau tidak, itu kewenangan Presiden. Bukan saya yang menentukan," ujar Budiman kepada wartawan, Kamis (7/8).
Dia menekankan, pernyataan Presiden Prabowo sebelumnya yang menyebut tak akan ada reshuffle juga sudah cukup jelas.
"Kita juga dengar kemarin Pak Presiden bilang tidak ada reshuffle. Jadi menurut saya, kerja sama tidak harus melibatkan posisi menteri. Bisa lewat DPR, kolaborasi program, atau bentuk lain," kata eks kader PDIP itu.
Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan arahan penting kepada ribuan kader partai untuk menjaga soliditas internal. PDIP mendukung pemerintahan Presiden Prabowo, selama kebijakannya berpihak kepada rakyat dan menjaga kepentingan bangsa.
Arahan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional PDIP yang diikuti anggota legislatif dari tingkat DPR RI hingga DPRD kabupaten/kota se-Indonesia di Bali, pada Rabu (30/7).
Hal itu disampaikan Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus yang membocorkan arahan Megawati dalam gelaran Bimtek tersebut. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi dan sinkronisasi langkah politik PDIP di tingkat nasional dan daerah.
“Sebagai partai, kita harus mendengar pandangan dari akar rumput PDIP. Saat ini ada banyak isu penting, seperti putusan MK, sistem pemilu ke depan, hingga kebijakan pemerintah yang perlu disinergikan dengan daerah,” kata Deddy Yevri Sitorus di Nusa Dua Bali, Kamis (31/7).
Dia mencontohkan, Wayan Koster yang menguraikan rencana pembangunan Bali 100 tahun ke depan sebagai inovasi pembangunan jangka panjang yang bisa diadopsi daerah lain.
"Agar tak setiap ganti kepala daerah malah ganti rencana pembangunan," jelas Deddy Yevri Sitorus.
Terkait Arah Megawati, Deddy menekankan pentingnya menjaga soliditas internal partai. Dalam konteks pemerintahan ke depan, PDIP akan mendukung Presiden Prabowo selama kebijakan pemerintahan berpihak kepada rakyat dan bangsa.
"Ibu menegaskan bahwa kita mendukung pemerintah dalam arti mendukung segala upaya yang positif untuk menjaga negara, menghadapi krisis fiskal, defisit, pembayaran utang luar negeri, tantangan geopolitik, hingga tekanan ekonomi global," tandas.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
