Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Juli 2025 | 21.33 WIB

Satu Lagi Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan di Pantai Pengambengan, Total 42 Korban Dievakuasi

Proses evakuasi jenazah korban ke-42 KMP Tunu Pratama Jaya yang ditemukan hari ini, Rabu (9/7). (Dokumentasi Basarnas Surabaya) - Image

Proses evakuasi jenazah korban ke-42 KMP Tunu Pratama Jaya yang ditemukan hari ini, Rabu (9/7). (Dokumentasi Basarnas Surabaya)

JawaPos.com - Satu lagi jenazah yang diduga korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya, ditemukan pada operasi pencarian hari ketujuh, Rabu (9/7) sekitar pukul 06.00 WITA. 

"Kami melaporkan penemuan (jenazah) korban pada hari Rabu (9/7), ditemukan oleh nelayan di Pantai Pengambengan (Bali) pukul 06.00 WITA," tutur Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan, Ribut Eko Suyatno dalam keterangannya, Rabu (9/7).

Tepatnya jenazah korban ditemukan di koordinat 08°21.551'S 114°31.681'E, sekitar 15,8 mil laut dari lokasi kejadian perkara (LKP) atau titik terakhir diketahui tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

"Selanjutnya korban dibawa ke RSU Negara untuk proses identifikasi. Waktu evakuasi sekitar pukul 08.30 WITA dan jenazah tiba di rumah sakit pada pukul 09.50 WITA," imbuh Eko selaku SAR Mission Coordinator dalam operasi ini.

Eko belum bisa memastikan identitas dari kedua korban karena proses identifikasi masih berlangsung. Yang bisa ia sampaikan, ciri-ciri korban saat ditemukan mengenakan celana pendek hitam dan tanpa baju.

Dengan demikian, hingga siang ini, tim SAR gabungan telah mengevakuasi dua jenazah korban. Kini, kedua korban dalam perjalanan menuju RSUD Blambangan, Banyuwangi untuk diidentifikasi lebih lanjut oleh tim DVI Siddokkes Polresta Banyuwangi - BIDDOKKES Polda Jatim.

Kronologi singkat
Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dilaporkan terbalik dan tenggelam di Selat Bali saat menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Laporan dari Dermaga LCM Gilimanuk mengungkapkan bahwa KMP Tunu Pratama Jaya sempat mengirim sinyal darurat pada pukul 00.16 WITA. Tak berselang lama, tepat pukul 00.19 WITA, kapal mengalami blackout.

Cuaca ekstrem juga disebut menjadi salah satu penyebab tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Gelombang laut setinggi 2,5 meter di Selat Bali membuat kapal kehilangan stabilitas dan karam di titik koordinat -08°09.371', 114°25, 1569. 

Berdasarkan data manifest, saat peristiwa nahas tersebut terjadi, KMP Tunu Pratama Jaya sedang membawa 65 orang, dengan rincian 53 penumpang dan 12 kru kapal.

Dengan temuan satu jenazah lagi, maka total korban yang telah dievakuasi berjumlah 42 orang, dengan rincian 30 korban selamat dan 12 korban meninggal dunia. Sementara 23 orang lainnya masih dalam pencarian. (*)

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore