
Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz.
JawaPos.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menetapkan seorang pemuda bernama Andi Maghfuri, 24, sebagai tersangka atas dugaan penyebaran isu perselingkuhan antara Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita. Tersangka akan terjerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Andi ditangkap di kediamannya di Purworejo pada Senin (11/6) malam. Hingga kini Andi masih berada di Polda Metro Jaya. "Iya sudah (tersangka)," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz saat dikonfirmasi, Selasa (12/6).
Lebih lanjut, kata Idham, perihal kasus itu awak media dipersilahkan menanyakan kepada Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan. "Tanya ke Dirkrimsus," ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan membenarkan hal itu. Menurut Kombes Adi, penangkapan terhadap Andi dilakukan berdasarkan laporan dari kuasa hukum Amran yang dilakukan di Polda Metro Jaya. Laporan tersebut dilakukan pada Minggu (10/6) lalu.
Usai mendapatkan laporan tersebut, Adi mengatakan tim Cyber Crime Ditreskrimsus langsung melakukan pencarian. "Iya (tersangka) ITE," ujar dia. "Yang lapor kuasa hukumnya (Amran) kalau tidak salah hari Minggu," tuturnya.
Terpisah, Koordinator Nasional Netizen Muhammadiyah Mustofa B Nahrawardaya sebelumnya menduga jika penangkapan Andi terjadi karena ada akun Piyungan Cyber. Di akun yang menyebarkan fitnah perselingkuhan Mentan dan Bupati Pandeglang itu tertulis nama Andi sebagai pemilik akunnya.
Namun Mustofa menduga pemilik dan pengelola akun tersebut bukanlah milik Andi, melainkan dibuat oleh akun Twitter @kakekdetektif. Dugaan itu bermula dari perdebatan yang terjadi antara Andi dengan @kakekdetektif yang berlangsung di Twitter.
Namun, Adi mengatakan penetapan tersangka terhadap Andi telah dilakukan berdasarkan penyidikan laboratorium forensik cyber. "Setidaknya polisi pasti melakukan proses penyidikan dengan mengedepankan keilmuannya di dalam laboratorium forensik cyber," ucapnya.
Sebelumnya, Bupati Pandeglang Irna Narulita mambantah terlibat affair atau selingkuh dengan salah satu menteri dalam Kabinet Kerja. Sebagaimana yang ditulis salah satu media online nasional, meski berita tersebut kini sudah dihapus. Isu itu juga sempat ramai di media sosial (medsos).
Irna yang mengaku sedang menjalankan ibadah umrah membantah tudingan tersebut. Dia sudah meminta aparat kepolisian menyelidiki kasus tersebut. "Saya baru dapat kabar, pelaku penyebar hoaks sudah ditangkap dan nanti akan diumumkan," ujarnya kepada INDOPOS (Jawa Pos Group) melalui pesan singkat, Senin (11/6).
Irna menegaskan, berita-berita yang beredar di medsos seperti Twitter dan FB dan sedang ramai sekarang ini, semuanya adalah fitnah dan keji belaka.
"Masyarakat agar tenang dan tidak cepat percaya dengan berita-berita hoaks seperti ini. Saya yakin dan percaya kepada masyarakat Pandeglang yang sudah cerdas dalam menggunakan sosial media, sehingga tidak langsung percaya dengan berita-berita yang tidak jelas sumbernya," kata istri anggota DPR RI Dimyati Natakusumah itu.
Irna meminta didoakan. Ini adalah cobaan di bulan suci Ramadaan. "Kita serahkan kepada pihak kepolisian," tandasnya.
"Dari Madinah, saya dan keluarga juga terus mendoakan semoga Allah memberkahi dan meridhoi kita semua dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik lagi bagi masyarakat Pandeglang," ujar Irna.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
