
Viral video bocah jatuh dari bus saat melaju di jalan Tol. (Istimewa).
JawaPos.com - Sebuah insiden mengerikan terjadi di ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), wilayah Joglo, Jakarta Barat. Seorang bocah secara mengejutkan terpental keluar dari dalam bus bertuliskan “Mabes AD” yang sedang melaju kencang.
Seluruh detik-detik kejadian tersebut terekam jelas oleh kamera dasbor (dashcam) pengendara mobil di belakang bus tersebut.
Video yang viral di media sosial ini langsung menyulut kepanikan warganet. Dalam rekaman berdurasi beberapa detik tersebut, terlihat tubuh mungil sang bocah meluncur dari sisi kanan bus dan menghantam keras permukaan aspal di lajur ketiga KM 12 arah Ciledug.
Jeritan batin seakan terdengar hanya dengan menyaksikan videonya.
“Gue syok banget lihatnya! Itu anak bisa-bisanya jatuh dari bus, kok bisa?! Siapa yang ngawasin?!” tulis salah satu netizen yang membagikan ulang video di platform X.
Mobil yang berada tepat di belakang bus sontak menghentikan lajunya. Sang pengemudi dengan panik langsung turun dan mengangkat tubuh sang bocah yang nyaris terlindas kendaraan lain.
Ia kemudian membawanya masuk ke dalam mobil untuk diselamatkan.
Tak lama berselang, pengemudi berhasil menemukan bus bertuliskan "Mabes AD" yang sudah menepi di KM 14. Bocah tersebut kemudian dikembalikan kepada rombongan yang ternyata sedang dalam perjalanan takziah ke Bogor.
TNI Angkatan Darat (AD) pun akhirnya angkat suara. Dalam keterangannya, mereka membenarkan insiden mengerikan itu. Disebutkan bahwa bus tersebut merupakan kendaraan dinas yang digunakan untuk keperluan takziah anggota keluarga TNI.
Kolonel Mujahidin Alihwan, Kasubdispenum Dispenad, menjelaskan bahwa sang bocah saat itu duduk di dekat pintu darurat—posisi yang kini dipertanyakan publik terkait keamanannya.
“Sesaat setelah terjatuh, pengemudi langsung menepi. Kondisi anak dipastikan sehat, hanya mengalami luka lecet ringan,” katanya.
Namun warganet tak puas. Banyak yang menuntut klarifikasi lebih dalam:
Mengapa anak sekecil itu bisa berada di dekat pintu darurat tanpa pengawasan ketat?
Apakah ada kelalaian dalam pengamanan penumpang, apalagi ini menyangkut kendaraan dinas milik institusi militer?
“Kalau saja mobil di belakang ngebut sedikit, anak itu bisa jadi korban tabrakan beruntun. Ini bukan hanya kecelakaan biasa. Ini soal nyawa!” ujar seorang warganet lain yang mendesak investigasi serius.
Hingga kini, belum ada pernyataan lanjutan dari pihak TNI mengenai langkah evaluasi terhadap prosedur keselamatan dalam penggunaan bus dinas.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
