Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Juni 2025 | 00.51 WIB

Emiten Anthoni Salim Suntik Modal ke KFC, Segini Besarannya

Gerai KFC Tutup - Image

Gerai KFC Tutup

JawaPos.com - Emiten terafiliasi Anthoni Salim, PT Indoritel Makmur International Tbk (Kode saham: DNET) secara resmi telah mengucurkan suntikan modal senilai Rp 40 miliar ke pengelola KFC Indonesia, yakni PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST).

Mengutip Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), suntikan modal ini disalurkan dalam bentuk Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).

Dalam hal ini, PMTHMETD dilakukan oleh FAST dengan menerbitkan 533.333.334 saham baru dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 150 per lembar saham.

"Perseroan dalam hal ini akan mengambil bagian sebanyak 266.666.667 lembar saham. Dengan demikian kepemilikan Perseroan pada FAST akan meningkat sebanyak 1,67 dari semula 35,84 persen menjadi 37,51 persen," kata Corporate Secretary PT Indoritel Makmur Internasional Kiki Yanto Gunawan dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip JawaPos.com, Kamis (26/6).

Lebih lanjut, manajemen memastikan bahwa setoran modal kepada FAST tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional hingga kondisi keuangan perseroan.

"Setoran modal kepada FAST ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha Perseroan," lanjutnya.

Di sisi lain, suntikan modal DNET ini turut menambal kerugian FAST yang mencapai Rp 796,7 miliar di sepanjang tahun 2024. Kerugian ini tercatat membengkak capai 91,67 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan dengan kerugian perusahaan pada tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp 415,6 miliar.

Sejalan dengan itu, FAST juga mencatat perolehan pendapatan sebesar Rp 4,87 triliun. Angka ini tercatat menurun 17,85 persen dibandingkan dengan pendapatan tahun sebelumnya senilai Rp 5,93 triliun.

Penurunan pendapatan ini dipengaruhi besar oleh penjualan makanan dan minuman yang hanya mencapai Rp 4,8 triliun. Penjualan ini tercatat menurun sebesar 17,7 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya senilai Rp 5,9 triliun.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore