Ilustrasi, Sepatu Sepak Bola (Alexlanting/Unsplash)
JawaPos.com - Perjalanan sepatu sepak bola dimulai pada akhir abad ke-19, ketika olahraga ini mulai berkembang di Inggris.
Saat itu, pemain mengenakan sepatu kerja yang berat, terbuat dari kulit tebal dan dilengkapi pelindung besi di ujung kaki.
Bagian bawah sepatu diberi paku logam agar tidak mudah tergelincir di lapangan yang berlumpur.
Dilansir melalui laman Soccer Take, sepatu-sepatu awal ini bukan dibuat khusus untuk bermain bola, melainkan dimodifikasi dari sepatu kerja harian yang keras dan kaku.
Masuk ke awal abad ke-20, mulai muncul produsen yang mengembangkan sepatu khusus untuk sepak bola.
Salah satunya adalah Gola, merek asal Inggris yang berdiri pada tahun 1905. Sepatu sepak bola pada masa ini dibuat lebih tinggi hingga menutup pergelangan kaki, untuk memberikan perlindungan tambahan.
Bahannya tetap menggunakan kulit, namun desainnya sudah mulai menyesuaikan kebutuhan pemain.
Perubahan signifikan terjadi setelah Perang Dunia II. Para pemain dari Amerika Selatan membawa gaya bermain yang cepat dan teknis.
Untuk mendukung gaya ini, sepatu sepak bola mulai dibuat lebih ringan dan fleksibel. Salah satu tonggak penting datang pada tahun 1954, saat Adi Dassler dari Adidas menciptakan sepatu dengan pul stud yang bisa dilepas dan diganti sesuai kondisi lapangan.
Teknologi ini terbukti efektif ketika digunakan oleh tim Jerman Barat dalam Piala Dunia 1954, yang berlangsung dalam kondisi hujan.
Memasuki era 1960-an dan 1970-an, sepatu sepak bola mengalami perubahan bentuk. Potongannya menjadi lebih rendah agar tidak menghambat pergerakan pemain.
Desainnya juga mulai menampilkan warna-warna yang lebih bervariasi. Di masa ini, Adidas semakin mendominasi pasar, dan banyak pemain top dunia memilih menggunakan produknya.
Perkembangan terus berlanjut pada dekade 1980-an dan 1990-an. Sepatu tidak hanya dituntut nyaman dan ringan, tetapi juga mendukung performa tertentu seperti kontrol bola atau kecepatan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
