Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Juni 2025 | 02.58 WIB

Mulai Keras dan Kaku di Perang Dunia Kedua hingga Muncul Predator, Bagaimana Sepatu Sepak Bola Berkembang? Ini Sejarah Singkat dan Inovasinya

Ilustrasi, Sepatu Sepak Bola (Alexlanting/Unsplash)

JawaPos.com - Perjalanan sepatu sepak bola dimulai pada akhir abad ke-19, ketika olahraga ini mulai berkembang di Inggris.

Saat itu, pemain mengenakan sepatu kerja yang berat, terbuat dari kulit tebal dan dilengkapi pelindung besi di ujung kaki.

Bagian bawah sepatu diberi paku logam agar tidak mudah tergelincir di lapangan yang berlumpur.

Dilansir melalui laman Soccer Take, sepatu-sepatu awal ini bukan dibuat khusus untuk bermain bola, melainkan dimodifikasi dari sepatu kerja harian yang keras dan kaku.

Masuk ke awal abad ke-20, mulai muncul produsen yang mengembangkan sepatu khusus untuk sepak bola.

Salah satunya adalah Gola, merek asal Inggris yang berdiri pada tahun 1905. Sepatu sepak bola pada masa ini dibuat lebih tinggi hingga menutup pergelangan kaki, untuk memberikan perlindungan tambahan.

Bahannya tetap menggunakan kulit, namun desainnya sudah mulai menyesuaikan kebutuhan pemain.

Perubahan signifikan terjadi setelah Perang Dunia II. Para pemain dari Amerika Selatan membawa gaya bermain yang cepat dan teknis.

Untuk mendukung gaya ini, sepatu sepak bola mulai dibuat lebih ringan dan fleksibel. Salah satu tonggak penting datang pada tahun 1954, saat Adi Dassler dari Adidas menciptakan sepatu dengan pul stud yang bisa dilepas dan diganti sesuai kondisi lapangan.

Teknologi ini terbukti efektif ketika digunakan oleh tim Jerman Barat dalam Piala Dunia 1954, yang berlangsung dalam kondisi hujan.

Memasuki era 1960-an dan 1970-an, sepatu sepak bola mengalami perubahan bentuk. Potongannya menjadi lebih rendah agar tidak menghambat pergerakan pemain.

Desainnya juga mulai menampilkan warna-warna yang lebih bervariasi. Di masa ini, Adidas semakin mendominasi pasar, dan banyak pemain top dunia memilih menggunakan produknya.

Perkembangan terus berlanjut pada dekade 1980-an dan 1990-an. Sepatu tidak hanya dituntut nyaman dan ringan, tetapi juga mendukung performa tertentu seperti kontrol bola atau kecepatan.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore