
Mock up pesawat tempur KAAN yang sempat dilihat langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Indo Defence 2024 pada Rabu (11/6). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com).
JawaPos.com - Sebagai pesawat tempur generasi lima yang dilengkapi dengan teknologi siluman, jet tempur KAAN sangat menarik bagi Indonesia. Ketertarikan tersebut sudah disampaikan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan ditindaklanjuti dengan penandatanganan Memorandum of Understanding pada Rabu (11/6). Indonesia menaruh harapan besar dari kerja sama tersebut.
”Harapannya memang kita bisa belajar dari Turkiye dengan teknologi yang ada dan industri kita, baik itu dirgantara ataupun mungkin maritim, dan yang di sektor darat. Itu juga bisa bangkit dan maju mengikuti apa yang ditunjukkan oleh Turkiye,” ungkap Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas kepada awak media di Jakarta.
Secara umum, Frega menyatakan bahwa penandatanganan MoU tersebut dalam konteks meningkatkan kerja sama bidang pertahanan antara Indonesia dengan Turkiye, khususnya kerja sama industri pertahanan (inhan). Menurut dia, itu sesuai dengan visi yang dibawa oleh pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto.
”Kita meningkatkan industri pertahanan itu ada kolaborasi dalam pengadaan pesawat generasi kelima, dan tentunya salah satu visi dari pemerintah saat ini bagaimana industri pertahanan kita juga bisa mendapatkan alih teknologi,” kata dia.
Merujuk pengalaman menjalin kerja sama dengan Turkiye, lanjut Frega, Indonesia punya catatan baik. Misalnya kerja sama pengembangan medium tank yang dilakukan produsen alat utama sistem persenjataan (alutsista) di Turkiye bersama PT Pindad. Hasilnya, kini Pindad bisa memproduksi medium tank dengan nama Harimau.
”Itu juga menjadi sebuah peluang, dan dengan teknologi yang ada Turkiye kan juga tidak kalah ya. Dia sudah memproduksi beberapa alutsista dan bahkan di Turkiye itu kan sebelumnya ada pabrik F-16. Sebelumnya juga terlibat dalam proyek gabungan dengan beberapa negara NATO, karena Turkiye negara NATO,” jelasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
